DIY Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 28 Maret 2019 / 13:41 WIB

Terbangun 32,9 Kilometer, Tahun Ini Ganti Rugi JJLS Selesai

WONOSARI, KRJOGJA.com - Pembebasan tanah proyek Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di Kabupaten Gunungkidul tahun ini ditargetkan selesai.Sampai saat ini dari sepanjang 82,256 kilometer (km) sudah terselesaikan sepanjang 66,6 km atau mencapai 81 persen.

"Target yang harus diselesaikan tahun ini ada 15,6 kilometer atau 19 persen,” kata Kepala Seksi Pemeliharaan, Bidang Cipta Karya, DPUPRKP Gunungkidul Wadiyana, Rabu (27/3).

Jumlah totalnya JJLS tersebut mencapai 121,828 km dari Jawa Barat hingga Jawa Timur melewati Kulonprogo sepanjang 23,29 kmr, Bantul sepanjang 16.282 km dan untuk Kabupaten Gunungkidul terpanjang mencapai 82,256 km. Dari luasan pembangunan JJLS di Gunungkidul tersebut masih ada sekitar 19 persen atau 15,6 km lahan warga yang harus dibebaskan. Hal itu kemudian berdampak pada tertundanya realisasi pembangunan, karena tahun sebelumnya juga sempat molor karena persoalan anggaran. “Namun 19 persen itu saat
ini sudah dalam proses pembayaran (ganti rugi),” imbuhnya.

Untuk pembangunan sarana fisik JJLS saat ini sudah mencapai 40 persen atau sepanjang 32, 9 km dan belum terbangun masih sekitar 49, 3 km atau sekitar 60 persen. Menurutnya, akan ada redesign atau mendesain ulang jalur yang sudah terbangun pada tahap satu. Kini jalurnya di rubah ke utara tempat pemungutan retribusi (TPR) Baron. "Jalur yang belum dibebaskan wilayah Kecamatan Tepus ke timur, tinggal membayar. Kewenangan ada di provinsi," ucapnya.

Kades Jepitu Sarwono mengatakan, desanya juga terdampak rencana pambangunan JJLS. Beberapa waktu lalu masih ada yang belum terbayar. Terdapat tiga desa terdampak pembebasan lahan yaitu DesaTileng, Jepitu dan Desa Balong. Di antaranya juga sudah ada yang menerima ganti rugi, namun ada juga yang belum. "Uang ganti rugi sangat dibutuhkan karena sebagai pertimbangan untuk membuka usaha,” jelasnya. (Bmp)