DIY Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 28 Maret 2019 / 12:07 WIB

2.102 Anak TK/RA se-Kulonprogo Khatam Iqro 2

PENGASIH, KRJOGJA.com - Khataman Iqro jilid 2 bagi 2.102 peserta didik Taman Kanak-kanak dan Raudatul Athfal (TK/RA) se-Kabupaten Kulonprogo diselenggarakan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) setempat, Rabu (27/03/2019) di Taman Budaya Pengasih, dan dalam kesempatan itu Bupati Hasto Wardoyo menyerahkan sertifikat kepada perwakilan peserta didik. 

Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dan implementasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 18 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Pendidikan Karakter bagi Satuan Pendidikan.  

"Dari ini diharapkan terwujudnya implementasi penguatan pendidikan karakter berbasis keagamaan, dengan pemberian motivasi/apresiasi atas  prestasi peserta didik TK/RA (khususnya kelas B) terhadap capaian keagamaannya, yakni sudah khatam Iqro jilid 2," kata Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Disdikpora Kulonprogo, Tutik Sriyani MPd. 

Dalam acara itu Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kulonprogo memberikan bantuan untuk pelaksanaan. Khataman diawali dengan pembacaan Iqro secara massal, surat pendek Alquran, dan pemberian buku Iqro’ jilid 1-6 kepada 2.102 peserta.

Menurut Tutik, dari 2.102 peserta terbanyak adalah Kecamatan Sentolo 305, disusul Lendah 285, kemudian Galur 256 dan  Wates 206, serta kecamatan lainnya.  "Sedangkan kegiatan tuntas  bagi peserta didik beragama Kristen, Katholik, dan Budha dilakukan Kamis (28/3) sebanyak 157 anak di Gedung Pertemuan Sadewa Disdikpora unit 1," ujar Tutik. 

Bupati Kulonprogo dr H Hasto Wardoyo SpOG(K) mengapresiasi kegiatan tersebut. Pendidikan Karakter sangat relevan dan dibutuhkan pada era sekarang ini.

"Fenomena yang berkembang pada saat ini banyak pengaruh negatif di lingkungan sekolah maupun masyarakat yang bisa mempengaruhi peserta didik kita, baik itu secara langsung maupun melalui media sosial. Kita selaku pendidik dan orang tua harus cepat tanggap untuk segera memfilter perilaku dan budaya yang tidak sesuai dengan adat istiadat dan budaya kita tersebut," tandas Hasto. (Wid)