Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 28 Maret 2019 / 08:22 WIB

Rem Blong di Turunan Tajam Candi Sukuh, Pasutri Tewas

KARANGANYAR, KRJOGJA.com -Pasangan suami istri asal Plumbungan Indah Rt 27 Rw VIII,  Karangmalang, Sragen, Agung Prasojo (47) dan Julyana (36) meninggal dunia seketika di Jl Candi Sukuh, tepatnya di Dusun Nglorok,  Desa Berjo, Ngargoyoso, Rabu (27/3) siang.

Keduanya mengalami luka parah akibat sepeda motornya menabrak tembok sebuah hotel. Tabrakan tersebut dipicu tidak berfungsinya sistem pengereman sepeda motor Honda Vario AD 2331 AJE yang dinaiki keduanya. Di sepeda motor itu, keduanya mengangkut pula dua buah hatinya yang berusia di bawah 10 tahun.  "Korban suami istri, meninggal dunia di lokasi. Kondisinya parah. Sedangkan dua anaknya luka-luka di bagian kepala dan kaki," kata Kapolsek Ngargoyoso, AKP Aipin Sunu kepada wartawan. 

Berdasarkan keterangan saksi, sekeluarga asal Kabupaten Sragen itu berwisata di wilayah Desa Berjo. Setelah puas piknik, mereka memutuskan turun dengan menaiki sepeda motor matic berwarna dominan putih itu. Saat menuruni jalur di kemiringan 30 derajat itu, kerja mesin berlebih. Hal itu mengakibatkan sistem pengereman tak berjalan maksimal. Sepeda motor itupun meluncur tanpa kendali. Sebelum menghantam dinding pagar Hotel Cintra Indah, menggasak dulu pohon di depannya. 

"Para korban dibawa ke RSUD Karanganyar. Awalnya, dibawa ke Puskesmas Ngargoyoso dulu," katanya. 

Dikatakannya, kecelakaan sering terjadi di jalur Candi Sukuh yang cukup curam. Rata-rata kecelakaan terjadi saat kendaraan melaju dari atas ke bawah. Pada tahun lalu, setidaknya terjadi tiga hingga empat kali kecelakaan dengan korban tewas di jalur tersebut. 

"Kami sedang berkoordinasi dengan tokoh masyarakat sekitar, terkait kemungkinan membuat jalur penyelamat," jelasnya. (Lim)