Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Selasa, 26 Maret 2019 / 19:26 WIB

Fasilitas Kesehatan Sekolah dan Madrasah Masih Buruk

CILACAP, KRJOGJA.com - Buruknya fasilitas kesehatan pada ribuan sekolah tingkat dasar dan madrasah di Kabupaten Cilacap maka  berpengaruh terhadap budaya maupun perilaku siswa.  Padahal mereka merupakan generasi yang akan menjadi penerus bangsa dan akan berhadapan dengan Bonus demografis yang dimiliki bangsa Indonesia atau ketika penduduk usia produktif (15-64 tahun) mengalami jumlah terbesar dibandingkan dengan proporsi penduduk usia non-produktif. 

"Buruknya fasilitas kesehatan di sekolah maupun madrasah selama ini lebih dikarenakan, kebijakan pembangunan pada sekolah lebih mengutamakan fisik ruang belajar dan kantor. Sementara fasilitas kesehatan, Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dalam arti luas terabaikan,"ujar Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas P dan K Cilacap Nunung Sugiono, di sela Seminar 'Pentingnya Membudayakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Siswa dan Santri' yang diselenggarakan Aramco Healthy Kids Healthy Nation dan Yayasan Kusuma Bangsa, Selasa (26/03/2019).

Namun demikian, saat ini, pembangunan sekolah sudah ditambah dengan pembangunan mandi cuci kakus (MCK). Hanya saja, masalah air mengalir yang disyaratkan dalam kesehatan sekolah belum terpenuhi. Sehingga untuk kepentingan cuci tangan siswa maupun pengajar masih menggunakan baskom, padahal semestinya cuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun sehingga menjamin tangan akan bersih dari baksil maupun kuman. 

Disisi lain, belum terjaminnya kebersihan makanan yang dijajakan di lingkungan sekolah dapat mempengaruhi kesehatan siswa, baik karena buruknya gizi makanan maupun tercampurnya bahan-bahan dan zat kimia terlarang. "Sebenarnya untuk masalah Kantin sekolah Sehat sudah ada program dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pangan dan Perkebunan. Hanya saja, masih banyaknya kaki lima yang berjualan di luar pagar sekolah, menyebabkan makanan yang dikonsumsi siswa sulit terkontrol,"lanjutnya.

Terkait kondisi itu, Aramco bersama Yayasan Kusuma Bangsa dan Pemkab Cilacap menggelar Program Aramco Healthy Kids Healthy Nation periode I 2018 – 2019, dengan bekerja sama 17 sekolah dasar, 1 Madrasah ibtidaiyah dan 2 pondok pesantren (Ponpes). (Otu)