DIY Editor : Ivan Aditya Selasa, 26 Maret 2019 / 12:56 WIB

Kembangkan Seni Budaya, Sinduharjo Gunakan APBDes

SLEMAN, KRJOGJA.com - Sejak ditetapkan sebagai Desa Budaya pada 1995, Desa Sinduharjo Kecamatan Ngaglik Sleman tak henti-hentinya melestarikan seni dan budaya. Bahkan pemerintah desa setempat menganggarkan dana dari APBDes untuk mendukung setiap kegiatan yang berhubungan dengan budaya.

"Lantaran sudah tercatat sebagai Desa Budaya, maka potensi seni budaya terus kami lestari juga tumbuh kembangkan lagi. Hanya saja, APBDes kami belum bisa menjangkau secara keseluruhan potensi yang ada. Namun kalau ada even pasti kami dukung," terang Kepala Desa Sinduharjo Sudarja.

Di Sinduharjo, banyak kesenian yang terus dilestarikan warga, seperti ketoprak, dadung awuk, wayang orang, karawitan, badui, hadrah dan jathilan. Ada pula seni tradisi di Padukuhan Taraman yakni setiap malam 1 sura ada acara rasulan.

Sedangkan di Padukuhan Lojajar juga ada merti dusun karena memiliki umbul yang disakralkan. Menurut Sudarja, dulunya Desa Sinduharjo terbentuk dari tiga kelurahan yaitu Prujakan, Dayu dan Gentan.

"Untuk mengingatkan pada sejarah itu, kami simbolkan dengan adanya tiga tombak dan tiga payung yang kemudian jadi pusaka Desa Sinduharjo. Ini untuk mengingatkan pada anak cucu kita nanti bahwa Sinduharjo dulunya terbentuk dari tiga kelurahan," tandasnya.

Dari komitmen menjaga Desa Budaya, pada akhir 2017 desa ini mendapatkan bantuan satu paket joglo dari dana keistimewaan. Diharapkan, setiap even budaya semua warganya bisa menggunakan fasilitas yang ada. (Adk)