Jateng Editor : Ivan Aditya Selasa, 26 Maret 2019 / 13:36 WIB

Pemkab Sukoharjo Bentuk Tim Desk Pemilu 2019

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Pemkab Sukoharjo bentuk tim desk dan sekretariat desa Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, Pemilihan Umum DPR, DPD, DPRD Tahun 2019. Tim berisi sejumlah instansi dan organisasi perangkat daerah (OPD). Pembentukan dilakukan dengan maksud membantu kelancaran pelaksanaan pemilu.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Selasa (26/03/2019) mengatakan, tim desk pemilu memiliki sejumlah tugas seperti melakukan pemantauan tahapan pelaksanaan pemilu baik Pilpres, DPR, DPD dan DPRD. Selain itu juga menginventarisasi dan mengantisipasi permasalahan yang berkaitan dengan pemilu.

Termasuk juga memberikan saran penyelesaian permasalahan selama pelaksanana pemilu. Terakhir melaporkan informasi kepada pemerintah mengenai pelaksanaan pemilu.

Sekretariat desk bertugas memfasilitasi persiapan menjelang pelaksanaan pemilu, melakukan koordinasi lintas sektoral dan membuat laporan informasi mengenai pelaksanaan pemilu. Masing masing instansi nanti ikut membantu kelancaran pelaksanaan pemilu.

“Ada banyak intansi terlibat seperti dari Pemkab Sukoharjo sudah melibatkan beberapa OPD seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), Bagian Pemerintahan, Kesbang. Di luar itu masih ada unsur Muspid seperti Polres, Kodim 0726, Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri dan DPRD Sukoharjo,” ujarnya.

Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda mengatakan, kehadiran desk pemilu dan sekretariat pemilu bagi Pemkab Sukoharjo sangat membantu. Meski penyelenggaraan pemilu menjadi kewenangan KPU namun keberadaanya tetap dibutuhkan.

KPU Sukoharjo sendiri sudah melakukan sejumlah persiapan pelaksanaan agar pemilu dapat berjalan lancar. Salah satunya berkaitan dengan data pemilih dan petugas yang diperlukan dalam pelaksanaanya.

Data dari KPU Sukoharjo diketahui untuk jumlah PPS di 12 kecamatan total ada 167, jumlah TPS 2.402, jumlah DPT 669.546 dan jumlah SS 683.731. Selain itu KPU Sukoharjo juga telah melaksanakan sosialisasi pendidikan pemilih dan partisipasi masyarakat. Sosialisasi pendidikan pemilih seperti dilakukan di Pasar Ir Soekarno, Sukoharjo, Pasar Kartasura, pemilih disabilitas dan lainnya. (Mam)