Jateng Editor : Danar Widiyanto Senin, 25 Maret 2019 / 13:31 WIB

Bibit Samad Riyanto: Banyak Kebijakan Korup di Semua Tingkatan

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Ketua Umum Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Pusat Irjen Pol (Purn) Dr Bibit Samad Riyanto MM menandaskan, bahwa sulitnya pemberantasan korupsi di negeri ini disebabkan oleh banyaknya kebijakan yang korup. Bahkan potensi perbuatan korup ini tidak hanya terjadi di tingkat pemerintah pusat maupun daerah, tapi juga di tingkat desa dan masyarakat.

“Tanpa disadari masyarakat juga banyak yang korup. Kunjungan reses anggota DPR saja banyak dikeluhkan karena mayoritas konsituen juga minta jatah,” kata Bibit Samad Riyanto, Senin (25/3/2019).

Dalam jumpa pers di Kantor Dewan Pengurus Daerah (DPD) GMPK Kabupaten Purworejo Bibit Samad Riyanto menjelaskan, bahwa banyaknya kebijakan yang korup ini menjadikan upaya pemberantasan korupsi semakin sulit. “Tapi kita sebagai penggiat anti korupsi tidak boleh menyerah meskipun tantangannya cukup berat,” kata mantan pimpinan KPK ini.

Diakui pula bahwa dengan banyaknya kebijakan yang korup serta pengawasan yang tidak berfungsi, mengakibatkan tindak korupsi di negeri ini terus berlanjut. Bahkan korupsi telah menjalar di berbagai lini.

Sementara itu anggota DPR dengan masa kerja lima tahun, mendapat pensiun setiap bulan. Ini berarti setiap tahun pensiunan anggota DPR yang menjadi tanggung jawab pemerintah bertambah 650 orang. “Mestinya mereka pensiun hanya selama lima tahun, selebihnya bukan tanggungan pemerintah,” tegasnya.(Nar)