Peristiwa Editor : Danar Widiyanto Senin, 25 Maret 2019 / 11:31 WIB

KKSB Tebar Ancaman untuk Gubernur hingga Bupati di Papua

PAPUA, KRJOGJA.com - Kelompok kriminal separatis bersenjata alias KKSB menebar ancaman kepada gubernur dan para bupati/wali kota di Papua dan Papua Barat.

Kelompok yang menamai diri Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), meminta semua bupati untuk menghentikan upaya pemekaran daerah.

Bila tidak mengindahkannya, TPNPN-OPM akan mencari para bupati yang masih ingin melakukan pemekaran.

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom menuturkan pihaknya menolak semua program pembangunan di Papua, karena itu pemekaran daerah juga ditolak. ”Ini peringatan keras kepada dua gubernur dan semua bupati,” tuturnya dalam rilisnya kepada media akhir pekan lalu.

Pemekaran daerah dinilai bukan untuk kesejahteraan rakyat Papua. Melainkan, justru untuk dominasi dari penduduk imigran dari Pulau Jawa. ”Peringatan ini lebih khusus juga untuk bupati di Mepago. Mereka sangat ambisius memekarkan daerah tanpa mempertimbangkan hak dan keselamatan orang Asli Papua,” jelasnya.

TPNPB-OPM mendengar terkait rencana pemekaran membentuk Provinsi Tabi. Upaya itu dilakukan Wali Kota Jayapura, Tomi Mano. ”Kami minta stop bikin Provinsi Tabi,” terangnya.

Bila para kepala daerah ini tidak menghentikan upayanya, dia menjelaskan bahwa TPNPB-OPM akan mencari para bupati tersebut. 

”Silakan bekerja ke pemerintah untuk penuhi kebutuhan hidup, tapi jangan korbankan hak hidup orang Papua,” ungkapnya.(*)