Peristiwa Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 24 Maret 2019 / 15:11 WIB

Jumlah Calon Mahasiswa Jalur SNMPTN 2019 Menurun, Ini Sebabnya


JAKARTA, KRJOGJA.com - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan jumlah siswa yang diterima di perguruan tinggi negri melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2019, mengalami penurunan.


"Padahal kita tahu  sebanyak 92.331 siswa diterima Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2019 ini. Tahun lalu diterima melalui jalur SNMPTN ini mencapai 110.946 orang.Sementara, jumlah siswa yang mendaftar (2019) sebanyak 478.608 orang," ungkap Menteri Nasir di Jakarta, Minggu (24/03/2019).

Menteri Nasir menjelaskan jumlah siswa yang diterima tersebut berkurang sedikit dibandingkan tahun lalu,yang mencapai 110.946 orang. Pada tahun lalu,jumlah siswa yang mendaftar sebanyak 586.155 orang. "Turunnya jumlah siswa yang diterima tersebut dikarenakan seleksi berdasarkan akreditasi sekolah, yang mana sekolah dengan akreditasi A mengambil 40 persen terbaik di sekolahnya, akreditasi B mengambil 25 persen terbaik di sekolahnya dan akreditasi C lima persen terbaik." katanya.

Sedangkan untuk pendaftar beasiswa Bidikmisi, yang diterima pada tahun ini sebanyak 28.069 siswa dari 137.149 siswa yang mendaftar. Bidikmisi merupakan beasiswa bagi siswa dari keluarga yang tidak mampu namun memiliki prestasi akademik. Untuk persentasi pendaftaran dan diterima per provinsi yakni Jawa Barat sebanyak 74.275 siswa dan Jawa Timur untuk jumlah siswa yang diterima sebanyak 13.373 siswa.

Sementara, untuk jumlah yang diterima SNMPTN dari jalur Bidikmisi paling banyak dari Jawa Timur sebanyak 2.769 siswa. Sebanyak 10 besar siswa yang diterima per PTN yakni Universitas Brawijaya (3.957), Universitas Negeri Padang (2.591), Universitas Sumatera Utara (2.508), Universitas Pendidikan Indonesia (2.493), Universitas Jember (2.215), Universitas Andalas (2.154), Universitas Diponegoro (2.146), Universitas Negeri Semarang (2.115), Universitas Halu Oleo (2.070), dan Universitas Syiah Kuala.

Sementara, sebanyak 10 besar siswa yang berpotensi diterima Bidikmisi per PTN yakni Universitas Negeri Padang (1.390), Universitas Halu Oleo (1.097), Universitas Syah Kuala (1.063), Universitas Andalas (832), Universitas Pendidikan Indonesia (825), Universitas Jember (678), Universitas Sebelas Maret (654), Universitas Sumatera Utara (650), Universitas Mataram (616), dan Universitas Tadulako (611). (Ati)