Wisata Editor : Agung Purwandono Minggu, 24 Maret 2019 / 05:44 WIB

Tips Ketika Kamu Mau Travelling Sendirian

YOGYA, KRJOGJA.com - Dagadu bersama Backpaker Indonesia regional Yogyakarta mengadakan Travel Hack#1 : Proud To Be Solo Traveller. Berlokasi di Yogyatourium, Travel Hack#1 mengajak orang-orang agar survive saat travelling sendirian.

Acara ini juga membahas  bagaimana mengatur rencana keuangan atau budgetting, motivasi agar berani menjadi solo traveller,  hingga suka dukanya bepergian sendirian .

Ketua Backpaker Indonesia (BPI) Regional Yogyakarta, Aradea Kurnianto menjelaskan Backpaker Indonesia hadir sebagai wadah  pertukaran informasi petualangan, budaya,  wisata bagi para traveller.  Selain itu, BPI mengajak untuk mengembangkan diri sesuai kemampuan dalam bidang petualangan. 

"Poin penting dalam melakukan perjalanan adalah proses dari perjalanan itu sendiri,  karena ada banyak cerita suka dan duka di dalamnya," jelasnya pada Sabtu Malam (22/3).

Selain itu,  hadir pula Chandra Dianing Putri, yang sudah menjadi solo traveller perempuan sejak SMA dan Adhiyatma,  seorang solo mountaineer. Kedua pembicara dengan latar belakang berbeda memiliki tips dan trick yang bagi teman-teman yang ingin mencoba untuk menjadi solo traveller. 

Hal terpenting adalah membuat rencana keuangan dengan serinci mungkin.  Jangan lupa untuk 'mantengin' website penyedia jasa travelling untuk biaya promo.  Untuk perjalanan jauh dan dalam waktu yang lama, selalu sediakan biaya siaga yang jumlahnya lebih dari setengah budgeting kita. 

"Biasanya selama perjalanan,  saya suka 'pepet' orang,  suka berkenalan dengan orang-orang selama perjalanan.  Kadang suka dijajanin atau bahkan diajak untuk tidur di rumahnya," jelas Chandra Dianing Putri yang akrab dipanggil Puput.

Menjadi solo traveller atau berwisata sendirian akan membantu untuk mengatasi keterbatasan.  Karena seseorang akan mengatur uang, mengatur waktu dan bertahan seorang diri dalam perjalanan.  Selain itu,  seseorang memiliki kebebasan untuk mengatur rute perjalanan tanpa ada intervensi dari pihak manapun. 

"Kalau mendaki sendirian,  jangan lupa menyiapkan perencanaan matang karena tidak semua gunung mengizinkan kita untuk mendaki seorang diri, " tambah Adhiyatma.  (KRA-04)