Jateng Editor : Agus Sigit Sabtu, 23 Maret 2019 / 20:25 WIB

Bandara JB Soedirman Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Purbalingga

PURBALINGGA, KRJOGJA.com - Keberadaan Bandara Jenderal Soedirman diprediksi bakal meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga mendekati 6 persen. Angka dinilai cukup realistis karena pada tahun 2018 saja, pertumbuhan ekonomi di Purbalingga mencapai sebesar 5,2 persen.

"Kelak, multiplyer effect keberadaan bandara tentu mendorong perputaran ekonomi lebih cepat," tutur Plt Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi), usai menerima kunjungan Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) II, Muhammad Awaluddin, di Pendapa Dipokusumo, Sabtu siang (23/3/2019).

Bandara, lanjut Tiwi, bakal membuat efek domino bagi industri barang, jasa dan pariwisata. Bandara Soedirman juga menjadi semacam  trigger (pemicu) bagi industri baru.

Dirut AP II Muhammad Awaluddin menuturkan, bandara JB Soedirman akan dilengkapi terminal yang mampu menampung 500 ribu penumpang pertahun. Sementara dari studi kelayakan diperoleh estimasi demand (permintaan) 100 ribu penumpang pertahun.

Dengan runway sepanjang 1600 meter, bandara JB Soerdirman hanya bisa digunakan untuk pesawat propeler (baling-baling) dengan jelajah dekat. Seperti Semarang, Jakarta hingga Bengkulu saja.

"Maskapai yang mempunyai pesawat jenis Garuda, City Link, Susi Air dan beberapa maskapai lainnya. Dengan demand 100 ribu pertahun, saya kira maskapai-maskapai itu akan tertarik membuka rute baru ke Bandara Soedirman," ujarnya. (Rus)