Jateng Editor : Ivan Aditya Sabtu, 23 Maret 2019 / 12:17 WIB

Tanggul Jebol Penyebab Banjir Kemiri Diperbaiki

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Warga bersama TNI, Polri dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo memperbaiki tanggul Sungai Lamat yang jebol di RT 02 RW 03 Dusun Bendo Desa Kemiri Kidul Kecamatan Kemiri, Sabtu (23/03/2019). Jebolnya tanggul sepanjang lima meter pada Jumat (22/03/2019) malam, menyebabkan banjir menggenangi enam desa di Kecamatan Kemiri.

Tanggul jebol itu ditangani darurat dengan menumpuk karung berisi tanah dan pasir. "Hanya ada satu titik tanggul jebol, penanganan darurat dengan ditimbun karung berisi tanah," ujar Danramil 08 Kemiri Kapten Hadiyanto, kepada KRJOGJA.com.

Banjir akibat tanggul jebol itu sempat merendam puluhan rumah di Desa Kemiri Kidul, Kemiri Lor, Kalimeneng, Rowobayem, Kaliurip dan Kluwung terendam banjir dengan ketinggian hingga 50 centimeter. Selain itu, Jalan Raya Kutoarjo - Kemiri terendam hingga tidak dilalui kendaraan.

Sungai tersebut banjir akibat hujan lebat mengguyur wilayah Kecamatan Kemiri dan Bruno sejak pukul 16.30. Debit sungai melonjak hingga nyaris melewati dan menjebol tanggul sekitar pukul 19.00. "Lokasi jebol memang salah satu titik rawan. Lokasinya juga di dekat permukiman sehingga berdampak pada warga," ungkapnya.

Menurutnya, genangan surut menjelang tengah malam setelah hujan reda. "Kalau hujan berhenti, air cepat surut karena ini hanya air lewat saja," ucapnya.

Plt Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo Iman Tjiptadi mewakili Kepala BPBD Sutrisno mengemukakan, pemerintah masih melakukan pendataan desa-desa terdampak genangan. "Semalam kami juga siagakan tim evakuasi dengan perahu karet di Kecamatan Kemiri, tapi tidak ada yang dievakuasi karena kondisi genangan belum membahayakan keselamatan warga," tuturnya.

Menurutnya, tim melakukan asesmen ke lokasi tanggul jebol. "Kami siapkan ratusan karung plastik, Sabtu pagi perbaikan tanggul dilaksanakan bersama seluruh unsur, BPBD, Polri, TNI juga warga. Sabtu siang tanggul behasil ditutup," tandasnya. (Jas)