DIY Editor : Ivan Aditya Jumat, 22 Maret 2019 / 18:54 WIB

SMPN 3 Saptosari Akan Direlokasi

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul akan merelokasi gedung SMPN 3 Saptosari yang terkena dampak banjir paling parah dibanding 6 gedung sekolah yang terkena dampak serupa. Pertimbangan untuk merelokasi setelah dilakukan berbagai kajian yang dimungkinkan berisiko jika tetap dipertahankan. Karena kejadian tersebut juga bukan kali pertama tetapi potensi kebanjiran sebelumnya juga pernah terjadi.

“Rencana relokasi gedung SMP 3 Saptosari akan menggunakan dana dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pada tahun 2017 lalu juga telah dilakukan pemetaan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olah Raga (Disdikpora) Gunungkidul, Bahron Rosyid MM.

Dari total 6 sekolah yang terdampak bencana banjir baru SMP 3 Saptosari yang akan dilakukan relokasi. Untuk calon lokasi yang akan digunakan untuk relokasi nantinya akan berdekatan dengan gedung sekolah yang lama, hanya saja lebih diutamakan sisi risiko dan dinilai lebih aman dari banjir karena letak lokasinya lebih tinggi dari lokasi gedung yang lama.

Dari data kejadian tahun sebelumnya, gedung SMPN 3 Saptosari memang menjadi langganan banjir saat hujan deras dengan durasi lama. “Relokasi menjadi salah satu alternatif yang harus dilakukan agar sekolah ini terbebas dari bencana banjir,” imbuhnya.

Diakuinya bahwa selama ini terdapat beberapa sekolah yang berpotensi terkena dampak bencana banjir seperti SMPN 1 Tanjungsari, yang untuk antisipasi sementara sudah dibangun talut dan pagar penahan banjir, SMPN 1 Purwosari di Desa Giriasih, SMPN 3 Semanu di Desa Parejo, karena yang belakang dan SMPN 3 Gedangsari dan 1 lagi gedung SMPN di Kecamatan Gedangsari.

“Untuk sementara hanya ada satu SMPN yang memang mendesak untuk direlokasi mengantisipasi bencana banjir,” ucapnya. (Bmp/Ded)