Jateng Editor : Ivan Aditya Jumat, 22 Maret 2019 / 21:17 WIB

Tommy Soeharto Bersama Petani Panen Raya di Purbalingga

PURBALINGGA, KRJOGJA.com - Ketua Umum DPP Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra bersama petani di Pubalingga Jumat (22/03/2019) melakukan panen raya padi, di Desa Jambudesa, Kecamatan Karanganyar. Dihadapan petani Hutomo Mandala Putra yang akrab disapa Tommy Soeharto ini menegaskan komitmennya untuk mensejahterakan petani.

Menurut Tommy, meski pemerintah sudah menggelontorkan dana desa, tetapi petani belum sejahtera. “Apalagi ada kebijakan pemerintah daerah yang menyulitkan melalui program Kartu Tani. Karena itu, Partai Berkarya ingin membuktikan untuk membuat petani sejahtera,” tutur Tommy.

Menurut Tommy, panen raya yang digelar di desa Jambudesa tersebut merupakan bukti komitmen Partai Berkarya pada petani. Tommy yang juga Ketua Dewan Pembina Persatuan Rakyat Desa (Parade) Nusantara bersama Siti Hardijanti Rukmana (Mbak Tutut) dan Bambang Trihatmodjo melakukan panen padi Bersama petani untuk menunjukan komitmen partai yang mereka pimpin.

Menurut Tommy, padi yang ia panen tersebut ditanam dengan menggunakan pupuk cair organik Brigadium yang dikembangkan oleh kakak Tommy, Bambang Trihatmodjo, dan terbukti mampu meningkatkan hasil panen petani hingga 50 persen. Selain itu biaya tanam juga lebih sedikit.

Kondisi tersebut juga diakui oleh salah seorang petani, Sofani Utomo. Pria yang menjadi Ketua Gapoktan di Desa Jambudesa mengatakan, hasil panen lahan yang menggunakan Brigadium terlihat lebih baik. Sementara petani lain, dan bulir padi yang dihasilkan juga Nampak lebih bersih.

Menurut Bambang Trihatmodjo, salah satu keuntungan bagi petani yang menggunakan Brigadium, mereka tidak perlu membayar pada awal. Petani bisa membayar pupuk yang digunakan pada saat panen.

“Untuk satu hektare sawah hanya diperlukan sekitar 12 botol pupuk cair Brigadium yang harganya sekitar Rp 1 juta. Jumlah itu lebih kecil dibanding menggunakan pupuk kimia. Selain itu, penggunaan pupuk organik juga ramah lingkungan," tutur Mambang. (Bdi)