Peristiwa Editor : Ivan Aditya Sabtu, 23 Maret 2019 / 01:16 WIB

Gaji PNS Bakal Dicicil

PALESTINA, KRJOGJA.com - Otoritas Palestina merilis kebijakan baru membayarkan gaji PNS mereka secara cicil sebanyak dua kali dalam satu bulan. Kebijakan ini diumumkan Presiden Palestina Mahmoud Abbas sebagai paket tindakan darurat atas krisis ekonomi yang beberapa tahun terakhir melanda Palestina.

Menteri Keuangan Palestina Shukri Bishara mengatakan pemerintah terpaksa menempuh kebijakan ini sebagai upaya berhemat. Krisis ekonomi Palestina disebut telah membuat defisit anggaran mencapai US$190 juta per bulan. Jumlah defisit ini nyaris separuh dari pendapatan normal Palestina yang berasal dari pajak dan bantuan asing.

Ironisnya, kebijakan ini ditempuh hingga waktu yang tidak ditentukan. Kekhawatirannya, kebijakan penghematan ini akan mempengaruhi stabilitas ekonomi di kawasan Tepi Barat.

"Jika situasi ekonomi tetap sulit dan pemerintah tidak dapat membayar gaji dan memberi layanan, hal itu akan mengakibatkan ledakan (bertambah parah)," ujarnya.

Kebijakan cicilan pembayaran gaji pegawai negeri mau tak mau dilakukan karena Palestina kekurangan uang tunai. Hal ini tak lepas dari krisis ekonomi yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir sejak perseteruan dengan Israel dimulai.

Sejak perseteruan itu, terjadi banyak konflik yang menghambat perekonomian Palestina. Bahkan, Israel memotong setoran pajak atas pembayaran keluarga tahanan di penjara Israel yang diberikan kepada Pemerintah Palestina sekitar US$10 juta per bulan. (*)