DIY Editor : Tomi sudjatmiko Jumat, 22 Maret 2019 / 16:27 WIB

Perkara Perdata Dominasi Banding di PT Yogya

YOGYA, KRJOGJA.com - Sepanjang tahun 2018 Perkara Banding yang masuk ke Pengadilan Tinggi Yogyakarta masih didominasi perkara perdata dengan 161 perkara perdata sidang  banding.  Sementara untuk perkara pidana ada 90 pidana biasa dan 6 perkara korupsi/tipikor, 1 tindak pidana pemilu, 3 perkara lingkungan hidup, berkaitan penambangan pasir batu/sirtu. 

"Setiap perkara pidana maupun perdata perkara/minutasi penyelesaian/diputuskan dalam kisaran waktu 1,5 bulan. Perkara pidana  banding relatif sedikit diantaranya penipuan, penggelapan, serta perkara yang menarik perhatian seperti perkara tindak pemilu dan masalah lingkungan hidup," jelas Hakim yang juga Humas dan Protokol Pengadilan Tinggi Togyakarta Maryana SH MH kepada KRJogja.com, Jumat  (22/3) di kantornya, Sewon Ringroad Selatan, Bantul.

Sementara perkara banding di tahun 2019 masih proses. "Sepanjang 2018 ada 6 perkara banding korupsi yang sudah putusan, ada 2 perkara tindak Pemilu yang telah diputus dengan hukuman percobaan. Seperti Aparatur Sipil Negara (ASN) terbukti terlibat dalam tim sukses calon anggota DPD, dan satu perkara lagi baru berproses di PTUN karena dicoret dari caleg, maka yang bersangkutan menggugat" jelasnya. (M-3)