Jateng Editor : Agus Sigit Kamis, 21 Maret 2019 / 21:35 WIB

Kemhan Kenalkan Kompor Hemat Pengganti Elpiji

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com - Kepala Kantor Kementrian Pertahanan Perwakilan Jawa Tengah, Marsekal Pertama TNI Latif Ainul Yaqin, Rabu (20/3/2019) menjadi perhatian puluhan warga Desa Tlahab, Kecamatan Kledung Temanggung. Kehadiran Jenderal Bintang Satu Angkatan Udara tersebut untuk mensosialisasikan hasil inovasi tenaga ahli dan rizet yang tergabung dalam Forum Bela Negara (FBN) binaan Kemenhan Perwakilan Jateng berupa kompor pertalite yang bisa menggantikan elpiji.

Sosialisasi yang dilakukan di tengah kegiatan TMMD Sengkuyung Reguler Kodim 0706 Temanggung tersebut bertujuan untuk mengurangi subsidi elpiji dengan memanfaatkan pertalite sebagai energi pengganti yang lebih efisien dan menguntungkan.
Marsekal Pertama TNI Latif Ainul Yaqin mengungkapkan kompor pertalite merupakan penemuan baru dari hasil riset anggota FBN binaannya yang memanfaatkan uap pertalite sebagai pengganti elpiji. "Dengan penggunaan pertalite 1 liter sebanding dengan penggunaan 2 tabung elpiji melon. Kompor yang digunakan pun sama yakni kompor gas, hanya saja diubah besar lubang spuyernya", ungkap Latif.

Lebih lanjut diterangkan, yang dibutukan adalah rekayasa menyalurkan udara dari pompa yang sering digunakan membuat gelembung udara pada akuarium ke dalam tanki berisi pertalite. Dari proses penggelembungan cairan pertalite maka muncul lah gas yang kemudian disalurkan ke kompor sebagai pengganti gas elpiji. Untuk meningkatkan kualitas uap pertalite, dicampurkan dua butir kapur barus ke dalam 1 liter pertalite.

Dalam praktik rekayasa kompor pertalite, diketahui api kompor yang ditimbulkan pun berwarna biru, sama dengan kompor gas elpiji. Beberapa warga pun sempat mempraktekkan merebus air dan diakui waktu mendidihnya sama dengan penggunaan elpiji.

Menurut Latif, temuan ini sebagai bukti karya cipta anak bangsa yang mencintai negerinya dengan menyumbangkan inovasi yang bermanfaat dan menguntungkan bagi seluruh rakyat Indonesia. "Bagaimana tidak, temuan ini akan mengatasi krisis energi. Selain itu juga mengandung nilai ekonomi yang murah meriah dan membantu masyarakat miskin. Temuan ini adalah bagian dari nilai-nilai bela negara", ungkapnya lebih lanjut.

Kepala Desa Tlahab, Irawan menyambut baik kehadiran Kepala Perwakilan Kemenhan Jawa Tengah yang telah memberikan temuan inovasi kompor pertalite yang dapat menggantikan elpiji melon. "Problem gas elpiji melon yang kadang sulit didapat, Insya Allah dapat teratasi. Karena itu semua warganya sangat antusias dan ingin segera mencoba membuat kompor inovatif hasil rekayasa dari Forum Bela Negara. Ini akan kami kembangkan di desa kami sebagai bagian dari Desa Inovattif di Temanggung", ujar kepala Desa Tlahab, Irawan.

Dandim 0706 Temanggung, Letkol Inf David Alam mengungkapkan dalam kegiatan non fisik TMMD Sengkuyung Reguler di wilayahnya, salah satu kegiatan adalah sosialisasi kompor inovasi pengembangan rizet yang dilakukan tim FBN. "Oleh karena itu kami bekerjasama dengan Kantor Perwakilan Kementrian Pertahanan RI di Jawa Tengah untuk mensosialisasikan Kompor Pertalite kepada warga masyarakat Temanggung, khususnya warga Desa Tlahab. Harapan kami warga akan terbantu dengan kehadiran kompol pertalite ini", ujar Dandim 0706 Temanggung.

"Penggunaan pertalite pada kompor ini cukup aman. Cairan pertalite yang kita gelembungkan supaya timbul gas akan selalu dalam keadaan dingin dan lama habisnya. Dalam kondisi dingin pertalite tidak akan mudah terbakar. Dalam penggunaannya, yang dibakar adalah gas yang keluar dari proses penggelembungan pertalite, bukan cairan pertalitenya, sehingga akan awet atau hemat", ujar Andi Budiono, penemu Kompor Pertalite, anggota Forum Bela Negara (FBN) Kemenhan RI jawa Tengah. (Mud/Cha)