Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 21 Maret 2019 / 17:42 WIB

Terdampak Banjir, 1600 Warga Purworejo Mengungsi

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Banjir bandang yang melanda wilayah Kabupaten Purworejo memaksa, 1.600 warga dari empat kecamatan mengungsi. Mereka tinggal di kantor desa, sekolah dan sebagian masjid di desa masing-masing.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Ir Sri Puryomo saat meninjau dapur umum di Purworejo mengingatkan agar kebutuhan pangan pengungsi jangan sampai tersendat. ”Pangan sebagai kebutuhan pohok  harus disalurkan sesuai kebutuhan, jangan sampai pengungsi menderita kelaparan,” katanya, Kamis (21/3).

BACA JUGA :

Bogowonto Meluap, Desa Bantaran Sungai Tergenang


Banjir Bogowonto Surut, Warga Bersih-bersih

Bencana seperti ini menurut Sri Puryomo, tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah saja, namun juga masyarakat lain. Ini dibuktikan dari berbagai bantuan yang mengalir untuk kebutuhan korban.”Namun pemerintah harus hadir,” tandasnya.

Menurut Sekda Purworejo Drs Said Romadhon para korban banjir ini tersebar di wilayah Kecamatan Bagelen dan Purwodadi masing-masing tujuh desa, Kecamatan Bayan dua desa, dan Kecamatan Ngombol satu desa.

Untuk meringankan beban pengungsi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo membuka dapur umum di beberapa titik, dan sebagian di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Menurutnya, warga terdampak banjir yang mengungsi sebagian sudah mulai ada yang kembali ke rumahnya masing-masing seiring dengan menyusutnya banjir yang menggenangi rumah mereka. (Nar)