Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 21 Maret 2019 / 14:40 WIB

Bawaslu Pastikan Kalender Capres Berlogo Pemkab Cuma Hoax

SRAGEN, KRJOGJA.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sragen menyebut beredarnya kalender Prabowo-Sandi berlogo Pemkab Sragen termasuk hoax. Sehingga kalander yang terlanjur menyebar di masyarakat tersebut harus segera ditarik.

Hal itu disampaikan Ketua Bawaslu Sragen, Dwi Budhi Prasetyo kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (21/3). "Jadi ini (kalender) sudah termasuk hoax. Karena mencantumkan logo Pemkab. Itu mencoba memperburuk suasana," papar Dwi.

BACA JUGA :

Pemkab Sragen Protes Kalender Prabowo-Sandi, Ternyata Ini Pemicunya

239 Ribu Satlinmas Jateng Amankan Pemilu


Menurutnya, sanksi yang akan diberikan yang pertama adalah meminta penyebar menarik semua kalender yang sudah beredar. Sanksi selanjutnya nanti akan dirapatkan dengan tim Gakkumdu untuk memastikan apakah termasuk pelanggaran pidana atau administrasi. 

"Kami sudah koordinasikan ke penyidik kepolisian. Nanti kita bicarakan terkait pasal apa yang kena. Pelanggarannya apa masih dikaji dulu dengan Gakkumdu," ujarnya.

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyayangkan beredarnya kalender Pasangan Calon Presiden Nomor 2 Prabowo-Sandi yang mencantumkan logo Pemkab Sragen. Selain menegaskan Pemkab tak pernah mencetak kalender seperti itu, Bupati juga meminta relawan yang mengedarkan kalender tersebut dapat menarik kembali.

Yuni juga meminta Bawaslu Sragen segera menindaklanjuti laporan yang sudah dilayangkan Pemkab melalui Sekda Sragen beberapa waktu lalu. "Kami pastikan Pemkab tidak pernah mencetak APK atau memberikan izin pencetakan APK tersebut, karena pemerintah daerah harus netral," tandasnya. (Sam)