Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 21 Maret 2019 / 16:08 WIB

Guru dan GOW Didorong Ikut Awasi Pemilu

PURWOREJO, KRJOGJA.com -  Para guru di Kabupaten Purworejo yang jumlahnya mencapai ribuan orang dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) yang memiliki jaringan hingga tingkat bawah diminta untuk ikut terlibat dalam kegiatan pengawasan Pemilu 2019. Mengingat posisi mereka sangat strategis dan biasanya ditokohkan di lingkungan masing-masing.

“Potensi kerawanan dan pelanggaran pada pemilu 2019 cukup tinggi. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) butuh keterlibatan aktif masyarakat untuk pengawasan Pemilu, termasuk dari unsur guru dan GOW," kata Ketua Bawaslu Purworejo Nur Kholiq, Rabu (20/3).

Dalam sosialisasi pengawasan Pemilu dengan stakeholders para guru dari seluruh kecamatan yang tergabung dalam wadah PGRI dan aktifis perempuan dari GOW Nur Kholiq menjelaskan, bahwa salah satu faktor kerawanan dalam Pemilu, akibat meningkatnya parlementiary threshold (PT) dari 3,5 persen menjadi 4 persen pada Pemilu 2019. “Dampaknya meningkat dimensi kontestasi yang dipastikan semakin ketat,” jelasnya.

Kerawanan lain lanjut Nur Kholiq, terkait soal politik uang. Maka para guru sebagai kelompok pendidik diharap dapat membantu dalam menanamkan karaktet bagi masyarakat untuk berani menolak politik uang. (Nar)