Pendidikan Editor : Agung Purwandono Rabu, 20 Maret 2019 / 15:50 WIB

3 Hal yang Harus Dimiliki Mahasiswa Komunikasi Kalau Mau Jadi Jurnalis

YOGYA, KRJOGJA.com - Sebagai mahasiswa semester akhir jurusan Ilmu Komunikasi, pertanyaan-pertanyaan, bekerja dimana setelah lulus mulai menghampiri. Bukan lagi tentang bagaimana cara anak kos untuk bertahan hingga akhir bulan melainkan bagaimana mengimplementasikan ilmu di bangku kuliah  untuk  masa depan.

Bekerja di media massa menjadi prospek kerja yang sesuai dengan jurusan Ilmu Komunikasi, karena dalam penerapannya,  menjadi sarana dalam menyampaikan informasi kepada publik atau ke masyarakat luas. Salah satu profesi yang menjadi idaman di industri pers adalah seorang jurnalis.

Sayangnya mengaplikasikan ilmu dan teori yang sudah dipelajari dalam dunia kerja, tidak semudah memesan kopi di kedai. Ada banyak hal yang harus dipersiapkan dan dipelajari untuk menekuni profesi dimana pers merupakan salah satu pilar demokrasi.

Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Dr Fajar Junaedi SIP MSi Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menyebutkan, setidaknya ada tiga hal yang harus dimiliki mahasiswa komunikasi saat memilih profesi jurnalis nantinya.

1. Harus generalis.

Maksud generalis disini adalah mengetahui isu dasar yang nantinya akan menjadi kompetensi kita dalam menjadi seorang jurnalis nanti.

2. Memiliki spesialis.

Ketika kita memiliki spesialisasi dalam bidang atau isu tertentu itu akan menjadi keunggulan kompetitifnya, sehingga akan lebih mudah dalam menghadapi persaingan di dunia kerja.

3. Tidak terjebak dalam persoalan teknis.

Persoalan bagaimana teknis kita mencari berita akan dibantu dengan kemajuan teknologi yang semakin berkembang di setiap tahunnya.

Ketiga hal ini yang setidaknya harus menjadi pedoman dasar mahasiswa komunikasi saat memilih jurnalis menjadi profesi impian mereka.

“Selain itu, mahasiswa komunikasi harus rajin membaca, rajin berdiskusi agar menguasai konteks dan memiliki stock knowledge sebagai jurnalis,” tutupnya. (KRA-04)