Jateng Editor : Ivan Aditya Selasa, 19 Maret 2019 / 18:38 WIB

Walikota Minta Damkar, Satpol PP dan Satlinmas Peka

MAGELANG, KRJOGJA.com - Seluruh personel Pemadam Kebakaran (Damkar), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) diminta untuk peka terhadap tugas dan kondisi di lingkungan sekitarnya. Mereka merupakan garda terdepan menjaga ketertiban umum serta kondisifitas masyarakat.

Demikian antara lain disampaikan Walikota Magelang Ir H Sigit Widyonindito MT saat memberikan pembinaan pada peringatan HUT Damkar ke-100, HUT Satpol PP ke-69 dan HUT Satlinmas ke-57 tahun 2019 tingkat Kota Magelang yang dilaksanakan di Aula Adipura komplek Sekretariat Pemerintah Kota Magelang, Selasa (19/03/2019).

"Semua personel harus peka, tanpa harus menunggu perintah. Kalau saudara melihat ada yang parkir di trotoar, ya ditertibkan. Saudara kan tahu kalau itu melanggar peraturan ketertiban umum. Jangan apatis," kata Walikota Magelang pada forum yang dihadiri ratusan personel Damkar, Satpol PP dan Satlinmas Kota Magelang.

Walikota Magelang merasa bangga dan menyampaikan terimakasihnya karena sejauh ini mereka telah menjaga komitmen menjalankan tugas sesuai dengan keahlian masing-masing. Mereka ikut berperan menjadikan Kota Magelang tetap bersih, aman dan tertib.

"Saya bangga, terimakasih telah berkomitmen terhadap tugas sesuai keahlian masing-masing. Saya berpesan dimanapun bertugas, laksanakanlah dengan baik, jangan setengah-setengah," ucapnya.

Walikota Magelang mengingatkan kepada para personel Damkar, Satpol PP, maupun Satlinmas untuk selalu latihan fisik, meski tidak sedang bertugas. Kemudian selalu mengedepankan pendekatan humanis ketika berhadapan dengan masyarakat.

"Tetap latihan fisik. Jadi setiap saat kalau ada kejadian, tidak kaget, siap siaga. Termasuk cek mobil. Personel juga harus mempunyai kecerdasan berfikir. Misalnya kalau ada laporan kebakaran bodong (palsu)," katanya.

Kepala Satpol PP Singgih Indri Pranggana memyampaikan tugas setiap Satuan, baik Damkar, Satpol PP maupun Satlinmas, kini berkembang. Damkar misalnya, kata Singgih, kerap melakukan penanganan ular berbisa dan lebah.

"Sering ada laporan warga yang tidak berani menangani lebah secara mandiri. Damkar juga melakukan pelatihan dan edukasi pelajar," papar Singgih.

Begitu juga Satpol PP dan Satlinmas. Selain bertugas melakukan penertiban, juga kerap ikut bergotong royong bersama masyarakat, membantu mengatur lalu lintas bersama Polri serta patroli bersepeda.

Saat ini jumlah personel Satpol PP Kota Magelang mencapai 53 orang (ASN), Banpol 74 orang, tenaga kontrak 9 orang, Damkar 48 orang dan Satlinmas inti 40 orang. Untuk sarana prasarana, memiliki truk, 4 mobil patroli, 1 mobil pengawalan, 7 mobil Damkar, dan lainnya. (Tha)