Olahraga Agregasi    Selasa, 19 Maret 2019 / 16:24 WIB

Honda yang Ikut Ajukan Banding, Ducati Kecewa

BOLOGNA, KRJOGJA.com – Saat ini Tim Balap Ducati tengah menunggu putusan yang bakal dikeluarkan Federasi Balap Motor Internasional (FIM) setelah sejumlah tim pabrikan yang berlaga di MotoGP mengajukan banding. Salah satu tim pabrikan yang mengajukan banding tersebut adalah Honda. Kondisi tersebut lantas membuat pihak Ducati merasa kecewa.

Ducati dilaporkan ke FIM lantaran disebut menggunakan perangkat illegal berupa winglet tambahan. Meski pihak Ducati telah menjelaskan bahwa penggunaan winglet tersebut berfungsi untuk mendinginkan ban, namun sejumlah tim menilai kalau perangkat itu bisa menambah kecepatan motor.

Manajer Umum Ducati, Gigi Dall’Igna pun merasa terpukul atas tuduhan tersebut. Terlebih lagi tim-tim tersebut langsung mengadukan Ducati ke FIM. Dall’Igna menilai bahwa permasalahan tersebut seharusnya bisa diselesaikan secara baik-baik melalui Asosiasi Pabrikan Sepeda Motor Balap (MSMA).

Federasi itu dibangun atas kesepakatan tim-tim pabrikan untuk menyelesaikan masalah yang terjadi. Ducati, Honda, dan Yamaha merupakan para pendiri federasi tersebut. Maka dari itu, ketika Dall’Igna melihat Honda ikut mengajukan banding bersama dengan Aprilia, KTM dan Suzuki, ia pun merasa kecewa.

“Setiap kali ada masalah, itu dimusnahkan dan dianalisis dalam apa yang kami anggap sebagai kantor yang disiapkan untuk melakukannya, yaitu MSMA. Jika kita menghadapi pertanyaan seperti itu kita akan melakukannya seperti yang kita lakukan di masa lalu, membahasnya dalam MSMA,” ujar Dall’Igna, mengutip dari laman resmi MotoGP, Selasa (19/3/2019).

“Jelas keempat pabrikan ini telah memutuskan untuk mengubah pendekatan mereka dan apa yang mengejutkan kita adalah bahwa di atas semuanya, Honda, bersama-sama dengan kami dan Yamaha, adalah salah satu pendiri kejuaraan. Karena mereka selalu berpartisipasi sejak awal, mereka memutuskan untuk mengubah peraturan, menantang Federasi,” lanjutnya. (*)