DIY Editor : Agus Sigit Senin, 18 Maret 2019 / 14:47 WIB

Pemkot Yogyakarta Instruksikan Sampah Tuntas di Kelurahan

YOGYA, KRJOGJA.COM, Kota Yogyakarta selama ini menghimpun sampah dari seluruh wilayahnya untuk kemudian diantarkan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan Bantul. 

Pola ini disebut Ir. Suryana selaku Kepala DInas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta harus segera diubah dengan mengolah tuntas sampah di tingkat kelurahan. Karena TPA Piyungan kini hanya boleh diakses truk pembuang sampah selama 12 jam sehari akibat sudah penuh.

“TPA Piyungan sudah melebihi kapasitas alias overload. Ini peringatan untuk kita agar mengurangi sampah, caranya lewat menuntaskan pengolahan sampah di tingkat kelurahan,” ungkap Suryana dalam Toegoe Jogja Festival, Minggu (17/02) kemarin.

Suryana melanjutkan bahwa pengolahan sampah di tingkat kelurahan bisa dilakukan lewat pendirian dan aktivasi lebih banyak lagi bank sampah serta kelompok pengrajin. Ibu-ibu PKK dan Karang Taruna juga bisa dilibatkan sesuai konteks sosial yang ada di masing-masing kelurahan.

Sisa sampah yang telah melalui proses pemilahan dan pengolahan di tingkat kelurahan, nantinya akan disalurkan ke TPS dan TPA. Dengan demikian jumlahnya akan jauh berkurang

“Sampah kita kurangi lewat pengolahan, dan truk sampah untuk mengantar ke TPS dan TPA harapannya ditambah. Karena jika dulu bisa buang sampah 24 jam, pakai 40 truk cukup, sekarang buang sampah ke TPA hanya boleh 12 jam. Jadi truknya semoga ditambah,” pungkas Suryana. 

“Diolah mulai dari rumah-rumah, RT, hingga tingkat kelurahan. Kita tuntaskan sampah sedini mungkin supaya kewajiban Pemerintah Kota tidak banyak. Justru sampah bisa jadi berkah buat masyarakat," imbuh Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heru Purwadi. (KRA-02)