Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Senin, 18 Maret 2019 / 10:24 WIB

Hujan Lebat dan Minim Drainase, Alun-alun Tergenang

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Hujan lebih dari 24 jam yang melanda Kabupaten Purworejo menyebabkan genangan di sejumlah tempat, Minggu (17/3). Salah satu objek tergenang adalah hamparan rumput Alun-alun Purworejo. 
  
Selain akibat hujan, minimnya drainase dinilai sebagai penyebab tidak mudah tuntasnya air hujan yang turun di alun-alun. "Nyatanya sekarang masih tergenang, sama seperti dulu, ketika kami masih boleh jualan di Alun-alun Purworejo," ujar Ketua Paguyuban PKL Alun-alun Purworejo Tri Kurniawantoro, kepada KRJOGJA.com, Senin (18/3) dinihari.

BACA JUGA :

Bogowonto Meluap, Desa Bantaran Sungai Tergenang

'Tropical Cyclone Savannah' Penyebab Bencana Banjir dan Longsor di Jogja Hari Ini

 

Menurutnya, pemkab menggeser pedagang dengan alasan sampah sisa dagangan yang dibuang menyumbat saluran drainase. Proses birokrasi berjalan hingga akhirnya pedagang pindah dari Alun-alun Purworejo. Sebagian pedagang mengisi kios Romansa Kuliner Purworejo, sisanya menyebar di sejumlah lokasi Kota Purworejo.
  
Politisi DPC PDI Perjuangan Purworejo Heri Priyantono menambahkan, banjir alun-alun selalu terjadi ketika hujan lebat mengguyur dalam waktu cukup lama. "Ini bukti bahwa sepertinya drainase tidak menjadi penting bagi pemerintah, tentu kondisi itu sangat tidak nyaman bagi masyarakat," tegas pengurus Bappilu DPC PDIP Purworejo itu.

Menurutnya, pemkab jangan hanya membangun fasilitas infrastruktur semata untuk menunjukkan bahwa mereka sudah melaksanakan pembangunan. Pemkab Purworejo menghabiskan anggaran Rp 11,6 miliar untuk merevitalisasi alun-alun pada tahun 2017. "Drainase ini penting, seharusnya diperhatikan pemerintah. Sekarang daripada terus-terusan banjir, buat saluran pembuangan yang representatif, atau buat lubang resapan air," tandasnya.(Jas)