Jateng Editor : Agus Sigit Minggu, 17 Maret 2019 / 23:27 WIB

Bawaslu Magelang Ajak Wisatawan Awasi Pemilu

MUNGKID, KRJOGJA.com - Bawaslu Kabupaten Magelang mengajak pengunjung pasar 'wisata' Watugede di Kecamatan Bandongan untuk terlibat aktif dalam pengawasan Pemilu 2019, Minggu (17/3).

Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang Habib M Saleh mengemukakan perlu keterlibatan masyarakat luas dalam pengawasan setiap tahapan Pemilu 2019, hal tersebut untuk memastikan tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh peserta pemilihan, penyelenggara, masyarakat dan mereka yang harus netral, seperti ASN, TNI da Polri.  

" Kami mengajak pengunjung dan wisatawan untuk mengawasi pemilu," katanya, disela sosialisasi dan deklarasi tolak politik uang, kampanye hitam, dan politisasi SARA.

Dia mengatakan Bawaslu membuka stand di Pasar Watugede untuk pelayanan warga yang ingin mengetahui seluk beluk kepemiluan, mendaftar sebagai bagian dari pengawas partisipatif dan keluarga anti money politik.

Di Magelang katanya telah ada sekitar 200 ribu keluarga yang tergabung dalam keluarga antimoney politik, dan berbagai kelompok dan komunitas menjadi pengawas partisipatif.

Dia menyampaikan warga yang belum terdaftar sebagai pemilih untuk menghubungi PPS setempat agar dimasukkan dalam daftar pemilih demikian halnya warga yang ingin pindah mencoblos dengan berbagai alasan.

" Jika ada pelanggaran pemilu, harus segera melaporkan pada pengawas setempat. Kami akan merahasiakan identitas pemberi informasi," katanya.

Pengelola pasar Watugede Ari mengatakan gembira dipercaya Bawaslu untuk terlibat dalam pengawasan partisipatif dalam Pemilu 2019. " Kami keluarga besar Pasar Watugede mendukung terselenggaranya pemilu yang demokratis dan memilih berdasar hati nurani," katanya.

Seorang warga Khasanah mengatakan tertarik terlibat dalam pengawasan partisipatif setelah mengetahui pentingnya terselenggaranya pemilu sesuai regulasi. Semoga sosialisasi terus digencarkan, dan semakin banyak pihak yang terlibat dalam pengawasan partisipatif untuk terwujudnya demokrasi dan terpilihnya pemimpin terbaik di negeri ini pada pemilu.

Pada acara tersebut pengawas melakukan sosialisasi pada pedagang dan pengunjung pasar Watugede dengan membagikan stiker anti money pilitik dan anti hoak serta masuk menjadi keluarga anti money politik. Hujan yang mengguyur tidak menyurutkan pengawas untuk sosialisasi pada warga. Hingga siang hari puluhan keluarga tergabung dalam keluarga anti money politik. (Osy)