Gaya Hidup Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 17 Maret 2019 / 13:21 WIB

Waspada, Diabetes Picu Kelumpuhan Hingga Kematian!

YOGYA, KRJOGJA.com – Diabetes tidak boleh disepelekan ataupun dipandang sebelah mata. Sebab, penyakit yang disebabkan oleh naiknya kadar gula darah ini justru memiliki ancaman besar bagi penderitanya.

Tidak main-main, seseorang yang terkena diabetes dapat mengalami kelumpuhan hingga kematian.

Dokter Rumah Sakit Sardjito, dr R Bowo Pramono, SpDP-KEMD mengungkapkan, dampak buruk penyakit diabetes dapat menjulur ke seluruh tubuh. Hal itu pun membuat penderita diabetes yang tidak tertangani dengan baik menjadi rentan terkena komplikasi.

“Dari sekian banyaknya penderita diabetes  itu bahanya komplikasi kemana-mana,” tuturnya dalam Bincang-Bincang Bersama Dokter Ahli Penyakit Dalam RSUP Dr. Sardjito di Toegoe Jogja Festival, Minggu (17/03/2019).

Dr Bowo menambahkan, komplikasi akibat diabetes dibedakan menjadi dua, yaitu menyerang pembuluh darah besar dan pembuluh darah kecil. Keduanya itu pun dinilai sama-sama sangat berbahaya namun berbeda dampaknya.

“Menyerang pembuluh darah besar bisa menyebabkan kaki diabetes, itu bisa sampai diamputasi. Kalau menyerang pembuluh darah kecil itu bisa membuat orang terkena jantung ataupun stroke.,” tegasnya.

Tidak hanya itu, penderita diabetes juga dapat mengalami gangguan syaraf tepi. Dimana hal tersebut dapat menyebabkan seseorang mengalami mati rasa yang berakhir kelumpuhan. Bahkan, diabetes pun bisa menimbulkan gangguan mata dan berujung pada kebutaan.

“Dampaknya mata bisa buta, gangguan syarat tepi ini juga membuat seseorang merasa mati rasa yang kemudian akan lumpuh sebelah,” tambahnya.

Dr Bowo pun menyatakan bahwa diabetes merupakan penyakit silent killer. Sebab, seseorang yang terkena diabetes seringkali tidak menyadarinya. Alhasil, tidak adanya penanganan itu membuat seseorang menderita diabetes semakin parah. Oleh karena itu, ia menganjurkan kepada masyarakat untuk sering-sering memeriksakan kesehatan sebelum terlambat. "Diabetes itu silent killer, kalau orang kena serangan jantung itu nyeri dada sampai tangan kiri. Tapi kalau diabetes itu tidak terasa, tahu-tahu parah dan tiba-tiba meninggal,” pungkasnya. (KRA-01)