DIY Editor : Ivan Aditya Sabtu, 16 Maret 2019 / 12:56 WIB

Dikpora Minta Tak Ada Pemadaman Listrik Saat Ujian

KULONPROGO, KRJOGJA.com - Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Kulonprogo minta Perusahaan Listrik Negara (PLN) tidak melakukan pemadaman listrik saat Ujian Nasional (UN) berlangsung. Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian SMP pada Dikpora setempat Sumarni SPd mengatakan guna mengantisipasi hal tersebut pihaknya telah bekerja sama dengan PT PLN Cabang Wates.

"Selain meminta agar PLN tidak melakukan pemadaman listrik saat ujian, kami juga mewajibkan pelaksana ujian menyediakan genset untuk mengantisipasi padamnya listrik," ujarnya.

Sementara Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikpora, Suharyono mengatakan, UN tingkat SD/ MI akan dilaksanakan pada 22 - 24 April 2019 dengan tiga mata pelajaran yang diujikan meliputi Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA. "Jumlah peserta yang akan mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) di Kulonprogo sebanyak 6.122 siswa, terdiri 3.227 laki-laki dan 2.895 perempuan. Peserta ujian berasal dari 362 sekolah yang terdiri dari 273 SD negeri, 60 SD swasta, 3 MI negeri dan 26 MI swasta," ucapnya.

Soal USBN disusun berdasarkan kisi-kisi USBN Tahun Pelajaran 2018/2019 yang ditetapkan oleh Balitbang, sedangkan untuk paket soal USBN merupakan penggabungan soal. Sebanyak 20% sampai 25% soal ditetapkan oleh Kementerian dan 75% soal disusun serta ditetapkan oleh Penyelenggara USBN DIY.

Sedangkan UNBK tingkat SMP akan dilaksanakan pada 22 - 25 April 2019 dengan empat mata pelajaran meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA. Adapun jumlah siswa yang akan mengikuti UNBK sebanyak 5.964 anak. Berasal dari 79 sekolah terdiri dari 36 SMP negeri, 29 SMP swasta, 6 MTs negeri dan 8 MTs swasta. "Untuk persiapan menjelang UNBK, 49 sekolah dapat melaksanakan UNBK secara mandiri dan sebanyak 30 sekolah menumpang ke sekolah lain," jelasnya. (Rul)