DIY Editor : Ivan Aditya Sabtu, 16 Maret 2019 / 11:38 WIB

Pertamina Siap Layani Kebutuhan Av tur NYIA

YOGYA, KRJOGJA.com - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) IV Jawa Tengah (Jateng) dan DIY siap melayani kebutuhan bahan bakar avtur bandara baru di Kulonprogo, New Yogyakarta International Airport (NYIA). Pertamina membangun tangki avtur berkapasitas 16 Kiloliter (KL) dengan sistem yang digunakan menggunakan pipa bawah tanah (hydrant) di bandara baru DIY tersebut.

Senior Supervisor Communication & Relations Pertamina MOR IV Arya Yusa Dwicandra mengatakan, sementara menunggu kesiapan pembangunan tangki tersebut, Pertamina MOR IV akan melayani kebutuhan avtur di NYIA menggunakan mobil tangki (refueller) sebanyak 2 unit dengan kapasitas masingmasing 16 KL dengan titik suplai avtur dari Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Rewulu.

“Kita masih menunggu arahan dari Pemerintah Pusat sementara ini, karena Pertamina di sana hanya sebagai pemasok avtur. Sedangkan dari segi kesiapan infrastrukturnya, kami sudah menyiapkan. Hanya saja pasokan bahan bakar yang dibutuhkan masih menunggu arahan lebih lanjut karena NYIA masih dalam proses pembangunan,” papar Arya.

Pertamina memastikan optimalisasi penyaluran avtur di bandara tersebut dapat berjalan dengan maksimal. Pertamina juga masih harus berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak aviasi penerbangan dan dipastikan mengambil skema terbaik untuk penyaluran avtur.

Opsinya bisa langsung mengambil dari TBBM Rewulu melalui pipanisasi atau tidak akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan tim aviasi. “Pertamina yang pasti akan secara optimal memberikan pelayanan yang terbaik,” tandasnya.

Pertamina sudah memasok kebutuhan bahan bakar beberapa bandara dengan sistem terintegrasi melalui pipa bawah tanah tidak lagi menggunakan mobil tangki untuk mengisi bahan bakar pesawat seperti di Bandara SoekarnoHatta Cengkareng. Terkait jumlah pasokan bahan bakar Avtur yang akan didistribusikan akan disesuaikan dengan jumlah penerbangan yang ada di bandara tersebut. Sementara ini, Pertamina sudah memasok kebutuhan avtur di bandara yang terintegrasi di MOR IV setidaknya mencapai 100 KL setiap hari.

“Kami sudah menyiapkan infrastruktur dan melayani secara optimal, hanya tinggal memastikan pasokan bahan bakar dengan melihat kebutuhan penerbangan dan berkoordinasi dengan tim aviasi maupun PT Angkasa Pura I (Persero) serta maskapai penerbangan yang beroperasional disana. Intinya, kita harus melihat jumlah atau frekuensi penerbangannya di Bandara Internasional Yogyakarta,” terang Arya. (Ira)