Jateng Editor : Ivan Aditya Jumat, 15 Maret 2019 / 21:42 WIB

Purbalingga Prioritas Pembangunan Perikanan dan Pertanian

PURBALINGGA, KRJOGJA.com - Potensi sektor perikanan dan pertanian yang besar di Purbalingga menjadi modal untuk berkontribusi dalam pemenuhankebutuhan pangan nasional. Walhasil, Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Kementerian Pertanian menetapkan Purbalingga dalam prioritas pembangunan perikanan dan pertanian.

Tak kurang dari Ketua DPR RI Bambang Susatyo menegaskan komitmennya untuk mendorong pembangunan sektor perikanan dan sektor Pertanian di Kabupaten Purbalingga. "Saya sudah melihat sendiri budidaya ikan sistem minapadi. Itu sistem yang sangat menguntungkan karena menambah  pendapatan petani sekaligus untuk mencukupi pangan" tutur Bambang Susatyo, saat mengikuti acara penyerahan bantuan sarana dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan bantuan sarana pertanian dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI, di Desa Limbasari Kecamatan Bobotsari Purbalingga, Jumat (15/03/2019).

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Slamet Soebjakto yang hadir dalam kegiatan itu menyebutkan, Purbalingga memiliki sumberdaya perikanan budidaya yang cukup besar. Karena itu KKP akan terus memfasilitasi agar pembangunan perikanan di Purbalingga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

"Fokus utama KKP meningkatkan produktivitas dan efisiensi, sehingga masyarakat mendapat nilai tambah keuntungan lebih besar dan kapasitas usaha yang lebih kuat", ujar Slamet.

KKP dan Kementan memberikan berbagai dukungan langsung untuk Purbalingga. Tercatat dukungan senilai Rp 1,6 miliar diberikan KKP masing-masing berupa input produksi (pakan dan benih ikan), pengembangan minapadi, bioflok, beasiswa pendidikan, sarana pengolahan ikan, dab dukungan lainnya. Sedangkan dari Kementerian Pertanian tercata senilai Rp 1,38 Miliar berupa dukungan sarana dan prasarana produksi dan paska panen.

KKP, lanjut Slamet, sangat konsen  menggenjot konsumsi ikan nasional. Yakni melalui program Gemarikan. Tercatat tahun 2018 tingkat konsumsi ikan nasional mencapau 50,69 kilogram per kapita per tahun. (Rus)