Pendidikan Editor : Agung Purwandono Jumat, 15 Maret 2019 / 18:15 WIB

Bekali Mahasiswa Berprestasi, Djarum Foundation Adakan Leadership Development

SLEMAN, KRJOGJA.com  - Mahasiswa berprestasi sebagai individu pilihan harus  mampu menjadi pemimpin. Juga memiliki visi yang dapat dikomunikasikan dengan baik hingga memotivasi khalayak untuk berkarya bagi bangsa menuju Indonesia berdaya.

Hal itu mendorong Bakti Pendidikan Djarum Foundation melalui pelatihan Leadership Development Djarum Beasiswa Plus angkatan 35 yang diikuti 465 mahasiswa dari puluhan perguruan tinggi di Indonesia. Mengusung tema 'Mencetak Pemimpin Masa Depan yang Visioner', salah satu kelas kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Eastparc Yogyakarta diikuti 64 mahasiswa, 13-16 Maret 2019.

Melalui pelatihan ini peserta sebagai generasi muda diharapkan memiliki visi, kemampuan emosional dan intelegensia yang mumpuni untuk melakukan perubahan positif di tengah masyarakat. Hal tersebut sebagai salah satu upaya mewujudkan Indonesia berdaya seutuhnya.

"Kegiatan ini merupakan program pelatihan soft skills yang diberikan Djarum Beasiswa Plus. Peserta berasal dari 91 perguruan tinggi di Indonesia penerima Djarum Beasiswa Plus angkatan 2018/2019 digelar dalam tujuh batch di Yogyakarta dan Surabaya," ucap Program Associate Bakti Pendidikan Djarum Foundation Adrian Hadinata sela kegiatan, Kamis (14/3/2019).

"Membekali calon pemimpin masa depan agar dapat berkontribusi bagi bangsa. Sebab seorang pemimpin tidak hanya bagi dirinya sendiri, tapi masyarakat secara luas sehingga harus memiliki bekal, visi dan kemampuan memadai," sambung Adrian.

Selama kegiatan, Beswan Djarum diberikan pembekalan berkaitan dengan pembentukan kompetensi untuk menjadi seorang pmimpin guna menjawab tantangan jaman. Sejumlah pemateri dihadirkan dalam kesempatan ini, seperti materi Vision disampakan Felicia Hanitio dar Djarum Foundation, Critical Writing diberikan penulis Roro Ajeng Sekar Arum, materi Effective Oral Communication dipaparkan jurnalis senior Bayu Sutiono serta What Leader Do oleh motivator James Gwee. (Feb)