Ekonomi Editor : Tomi sudjatmiko Jumat, 15 Maret 2019 / 11:38 WIB

Sarat Nilai Kebaikan, Batik Karya Iffah M Dewi Menyapa Dunia

PRODUK lokal sudah mampu melenggang di kancah fashion nasional dan dunia. Salah satunya, karya Iffah M Dewi, desainer asal Yogyakarta. Kemampuan menterjemahkan nilai islam ramah tergambar lewat coretan motif batik dan desain busana.
 
Iffah M Dewi merintis usaha batik Sogan dengan nuansa yang berbeda. Karya batikya identik dengan nilai kebaikan yang universal. Bahkan, berusaha mengajak kabikan kepada penggunanya. Kekayaan khasanah Islam serta nilai nilai kearifan lokal itulah sejatinya yang menjadi sumber ide bagi Iffah M Dewi. "Karya batik ini juga bentuk rasa syukur setelah mengeksplorasi sejarah Islam Nusantara, arsitektur, cerita tauladan sampai kisah dalam Sirah Nabi," ungkapnya.

Iffah M Dewi memulai perjalanan usaha sekaligus pencarian jati dirinya selangkah demi selangkah dari rumah di Dusun Rejodani Sariharjo Ngaglik Sleman. Bersama suami, kemudian mendirikan perusahaan batik CV Sogan Jaya Abadi dengan brand Sogan Batik Rejodani. Awalnya, perusahaan yang dirintis hanya memiliki empat karyawan dan saat ini sudah ada 100 orang karyawan, termasuk beberapa karyawan disabilitas.

Menurut Iffah  batik Rejodani mengangkat motif tentang kampung halamannya. Sogan lahir dan besar di kampung Rejodani yang ternyata memiliki  banyak hal menarik untuk diangkat ke karya busana. Rejodani merupakan sebuah  dusun (kampung) yang berada di wilayah Kabupaten Sleman dimana sebagian warganya  adalah hampir seluruhnya muslim. 


 

Karya Busana muslimah  mengajak kebaikan bagi para pemakainya (Istimewa) 


"Sogan Batik menampilkan satu koleksi yang berjudul 'Becik', terinspirasi dari sebuah rumah dimana kami berkreasi setiap harinya, yaitu disebuah rumah kuno berbentuk limasan khas Jawa yang dibangun pada awal tahun 1900-an," paparnya.

Dia menjelaskan batik tulis bermotif 'Becik' mengandung arti baik yang menggambarkan rumah limasan dengan beberapa pohon. Ditambah sawo dan bunga disekitarnya. Terlebih pohon sawo kecik yang ditanam oleh kakek buyut di depan rumah, adalah istilah yang diambil dari kata 'sarwo becik' berarti 'serba baik' yang merupakan harapan dan cita cita agar penghuni rumah ini selalu dijaga dalam Ketaqwaan dan bisa menebarkan manfaat kepada sesama.

Hasil karya lainnya adalah Batik Cap motif Sipat, terinspirasi dari daun sirih, daun dengan beragam  manfaat. Empat daun sirih disini menggambarkan nasehat akhlak seorang muslim kepada saudaranya / tetangganya yaitu mMenutup aib, menjaga silaturrahim, Memaafkan dan  mendamaikan perselisihan.

Dia menambahkan dalam menghasilkan suatu karya melewati tiga tahap dalam proses pembuatan batik disini, mulai dari Ide dasar penciptaan desain batik, penerapan desain batik, hingga Pengembangan desain batik. Tak jarang membaca sejarah Islam di Indonesia atau dunia. 

"Saya mengangkat tiga hal penting dalam hidup manusia yaitu doa, sabar, dan tawakal. Saya menggambarkannya dengan tiga tingkat ruffle di lengan. Lalu ada simbol gunungan, ombak, pohon kurma, dan kubah hijau. Semua itu mengisahkan beratnya perjalanan leluhur yang ingin menunaikan ibadah haji," jelasnya lagi.

Agar produknya dikenal oleh masyarakat, Iffah terus mencari dan mengenalkan karyanya kepada pecinta batik, terutama spesialisasi dan differensiasi Sogan Batik  sehingga dapat bertumbuhkembang seperti sekarang ini. Bahkan, desain pakaian  muslim indonesia hasil karyanya semakin diminati masyarakat internasional dan berharap tema batik Sogan bisa membawa hal positif untuk desain pakaian Muslim  Indonesia khususnya di Yogyakarta.

Ketekunan Iffah M Dewi dengan batik Sogan telah diterima pasar baik domestik atau mancanegara. Salah satunya rancangan Iffah, yakni Koelanoewoen Perth menjadi pusat perhatian dalam perhelatan fashion show di Perth, Australia pada awal Agustus tahun 2108 lalu. Karya busana batik ini menjadi satu-satunya karya anak negeri yang manggung pada event Modest Fashion Australia (MFA). Karya Sogan Batik diterima dengan baik oleh masyarakat Perth, Australia.  "Koelanoewoen Perth menyampaikan pesan di setiap coretan motifnya. Batik yang ditulis itu menggambarkan tentang Islam sebagai agama perdamaian, keindahan Islam, hingga perempuan Islam yang sama haknya bahkan mendapat penghormatan tinggi dan mulia," kata Iffah
 
Hingga kini, sejumlah pesanan batik Sogan telah merambah pasar luar negeri. Penjualan online yang dikerjakan tim manajemen Sogan Batik terus berjalan baik dan menambah jumlah produksi dari waktu ke waktu. (tomi sujatmiko)