Peristiwa Editor : Agus Sigit Kamis, 14 Maret 2019 / 23:52 WIB

Kalibrasi UAD Dekati Konsumen di Makassar

MAKASAR, KRJOGJA.com - PT Adi Multi Kalibrasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) membuka cabang di Makasar, Sulawesi Selatan untuk mendekati konsumen. Selain di Makasar, PT Adi Multi Kalibrasi juga akan mengembangkan cabangnya di Riau, Kalimatan dan Papua.

"Sudah tahun ke-3 ini. Bahkan tahun 2018, PT Adi Multi Kalibrasi baik di Yogyakarta maupun Makassar sudah meraih untung Rp 1,2 miliar," ujar Safar Nasir MSi, Wakil Rektor II UAD di Lorong 301, Mariso, Makassar, Kamis (14/03/2019), kepada anggota Forum Wartawan UAD. Hadir dalam kesempatan itu, Rektor UAD Dr Kasiyarno MHum, Dr Abdul Fadlil MT (Wakil Rektor III-UAD), Imram Amin ST (Pimpinan PT Adi Multi Kalibrasi Cabang Makassar), Wilson Abdullah SE MM (Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Wilayah Toraja).

Menurut Safar Nasir, mendekati konsumen itu penting. Apalagi pertimbangannya, bidang kalibrasi ini masih sedikit yang usaha bidang ini. Unit Usaha UAD, khususnya kalibrasi memiliki 3 manfaat secara ekonomi, sosial dan akademi. "UAD mengembangkan Unit Usaha sangat dibutuhkan. Usaha bernilai ekonomi berbasis ilmu pengetahuan. Ini pesan Pak Rektor UAD," ujarnya sekaligus didukung Rektor UAD, Dr Kasiyarno.

Sedangkan Imran Amin mengatakan, kehadiran kalibrasi sangat dibutuhkan. Kalibrasi itu melakukan tera atau ukur ulang keakuratan dari akar ukur, seperti di rumah sakit, puskesmas, peralatan ukur untuk mencapai akurasi dilakukan setiap tahun.

"Kalau alat ukur tidak akurat bisa terjadi malpraktek dilakukan tenaga kesehatan," ujarnya. Uji kalibrasi yang tidak memenuhi ketentuan selama ini tidak ada toleransi. Alat kesehatan yang tidak akurat harus disingkirkan untuk tidak digunakan lagi atau dimusnahkan. Dampaknya, lembaga kesehatan bisa dibekukan, bahkan izinnya dicabut. Ini menyangkut keselamatan, bahkan hidup-mati seseorang.

Ditegaskan Imram Amrin, PT Adi Multi Kalibrasi cabang Makassar sudah melakukan uji kalibrasi di 26 lembaga kesehatan, baik rumah sakit, puskesmas dengan fasilitas kesehatan. (Jay)