Peristiwa Editor : Tomi sudjatmiko Jumat, 15 Maret 2019 / 08:50 WIB

Revitalisasi Pasar Genjot Penerimaan Daerah

JAKARTA, KRJOGJA.com - Program revitalisasi pasar yang tengah digencarkan pemerintah pun dinilai membawa dampak baik, tidak hanya dalam menambah omzet pasar yang bersangkutan, tetapi juga meningkatkan penerimaan daerah tempat pasar itu berada.  

Hal ini dikarenakan adanya peningkatan jumlah kios,  kualitas pelayanan pasar yang meningkat,  juga ada perbaikan dari sisi manajemen pengelolaan serta meningkatnya ekonomi masyarakat.

"Revitalisasi pasar membawa dampak positif perekonomian di daerah. Hal ini tidak hanya bersumber dari kualitas pelayanan pasar yang meningkat, melainkan juga ada perbaikan dari sisi manajemen pengelolaan,” kata Pengelola Pasar Rakyat Purbolinggo, Lampung Timur, Budi Hariyanto di Jakarta, Kamis (14/3).

Menurut Budi, pada revitalisasi yang dilakukan sejak 2016 lalu itu, Pasar Rakyat Purbolinggo sendiri telah membangun 96 kios untuk para pedagang. Revitalisasi ini direncanakan akan kembali dilakukan pada tahun 2019 ini dengan target menambah 70 kios.

Dikatakan, dengan tampilan beda, pengunjungnya semakin bertambah kurang lebih 20-30 persen. “Peningkatan konsumen pasar ini berhasil diraih berkat adanya peningkatan kualitas pelayanan pasar baik dari sisi kebersihan dan kenyamanan, salah satunya dengan keberadaan drainase,” tegasnya.

Selain itu, pengaruh revitalisasi pasar ini juga dirasakan oleh pihak manajemen di mana pengelolaan retribusi menjadi lebih jelas, muali dari retribusi toko hingga retribusi sampah. Pengelolaan retribusi yang lebih baik ini berperan besar untuk mengejar target Penerimaan Asli Daerah (PAD) yang ditetapkan pemerintah daerah. (Lmg)