Hiburan Agregasi    Jumat, 15 Maret 2019 / 06:46 WIB

Zul 'Zivilia' Minta Maaf pada Fans

JAKARTA, KRJOGJA.com – Penggebuk drum band Zivilia, Obot, mengaku sudah menjenguk Zulkifli alias Zul yang kini mendekam di balik jeruji besi Polda Metro Jaya. Dari pertemuan yang terjadi sekitar 2 hari lalu itu, Obot mengaku, Zul hanya bisa memeluk dirinya.

“Zul enggak banyak bercerita tentang aktivitasnya di sana. Kami hanya ketemu dan dia peluk. Alhamdulillah, dia sehat,” ujar Obot Zivilia saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, pada Kamis (14/3/2019).

Obot menambahkan, Zul juga sempat melontarkan permintaan maaf kepada dirinya dan juga para Zivilian (sebutan penggemar band tersebut). “Dia bilang ke saya, minta maaf ke masyarakat dan Zivilian. Secara pribadi, dia juga minta maaf kepada semua orang,” ungkapnya.

Obot menyatakan bahwa para penggemar tetap mendukung Zul meski dia tengah mendekam di dalam penjara. Karena itu, Obot meminta agar para penggemar tetap mendoakan Zul.

“Kalau fans sih mendukung dia. Alhamdulillah, di balik musibah selalu ada hikmah. Saya bilang ke fans, doakan saja Kak Zul,” ujar Obot Zivilia.

Pesan dari balik jeruji besi ternyata tak hanya ditujukan Zul untuk para penggemarnya. Kepada sang istri, Retno Paradinah, pun sempat menitipkan pesan untuk menjaga anak serta orangtuanya.

Terkait kasus hukum sang suami, Dina berusaha menutupinya dari anak-anak mereka. Dia mengaku, menjelaskan keabsenan sang suami di tengah keluarga dengan menyebut Zul tengah bernyanyi ke luar kota untuk mencari uang.

“Iya, bilang begitu untuk menjaga anak-anak. Mereka kan belum tahu kasus itu. Karena anak-anak tahu pekerjaan bapaknya sebagai penyanyi, jadi ya bilang saja sedang manggung nyari duit,” ungkapnya.

Selain itu, alasan tersebut dinilai Dina mampu menenangkan mertuanya yang mulai sakit-sakitan. “Iya, sakit karena memikirkan kasus ini.”

Zulkifli diketahui ditangkap di sebuah apartemen di Jakarta bersama tiga orang temannya. Dari tangannya, ditemukan barang bukti sabu seberat hampir 10 gram dan ekstasi sebanyak 24.000 butir.* (*)