Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 14 Maret 2019 / 14:40 WIB

Bantuan Keuangan Desa Diselewengkan, Kades Girimulyo Calon Tersangka

KARANGANYAR, KRJOGJA.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Karanganyar mantap menjerat tersangka kasus dugaan korupsi bantuan keuangan Desa Girimulyo, Ngargoyoso. Kades berinisial SP dianggap paling bertanggung jawab.

"Kasus itu sekarang memasuki tahap penyidikan. Calon tersangkanya kades aktif. Tinggal menetapkannya saja. Semua yang dibutuhkan komplit. Dari alat bukti, saksi dan kerugian,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karanganyar, Suhartoyo kepada wartawan di kantornya, Kamis (14/3).

Dia mengatakan kasus ini diusutnya selama sembilan bulan terakhir. Mulai pengumpulan data dan keterangan dari intelijen sampai beralih ke penyidikan. Penegak hukum mulai menyeriusi kasus ini setelah masuk laporan dari masyarakat. Prosesnya sampai ke penyidikan memakan waktu cukup lama karena kejaksaan perlu berkoordinasi ke inspektorat daerah selaku aparat pengawasan intern pemerintah (Apip). 

Disebutnya, SP diduga menyelewengkan kewenangannya untuk mengambil keuntungan secara ilegal dari belanja pengadaan barang proyek bersumber bantuan keuangan. Di desa, sumbernya Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). Terdapat proyek yang tidak dikerjakan maupun sebagian saja yang dikerjakan, namun laporan kegiatan dibuat seakan tuntas. Modus itu dilakukannya untuk memperkaya pribadi. "Untuk sementara, kerugian negara lebih dari Rp 300 juta,” katanya.

Menurutnya, SP kooperatif setiap kali pemanggilan selama penyelidikan. Sebanyak 36 saksi dimintai keterangan dalam kasus ini. Suhartoyo mengatakan, ia tak akan berhenti pada satu obyek pemeriksaan. Sebab, ia menduga SP banyak berlaku curang. Satu diantaranya pungutan liar Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) di Desa Girimulyo. “Lainnya juga akan didalami. Berdasarkan laporan, sudah multi pengelolaan bantuan keuangan yang tidak dapat dipertanggungjawabkannya. Kami sudah menganmtongi lima alat bukti. Tidak mungkin lolos,” katanya.

Dalam kesempatan sama, Forum Peduli Girimulyo menyerahkan berkas dugaan korupsi SP ke Kejari. Mereka merasa ditipu kades terkait pengurusan PTSL 2017. (Lim)