Peristiwa Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 14 Maret 2019 / 02:42 WIB

Skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Membaik

JAKARTA, KRJOGJA.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan indeks persepsi korupsi Indonesia menjadi lebih baik dari skor yang sebelumnya 34 di tahun 2014 meningkat menjadi 38 di tahun 2018. Hal tersebut dikatakan Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Penyerahan Dokumen Aksi Pencegahan Korupsi Tahun 2019-2020 dan Laporan Pelaksanaan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi Tahun 2019, Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/3).

Hasil Tersebut,  kata Presiden Jokowi, berkat Kerja keras semua pihak sehingga dalam 4 tahun terakhir yang dengan gencar terus menerus menekan perilaku korupsi. Kemudian berdasarkan survei dari LSI (Lembaga Survey Indonesia) maupun ICW(Indonesia Corruption Watch) pelayanan  publik juga semakin bebas dari pungli, dari tahun 2016 ke 2018 surveynya menunjukkan bahwa pungli pelayanan kesehatan turun dari 14% menjadi 5%, tapi tetap. 

"Pungli pelayanan catatan sipil turun dari 31% menjadi 17%. Tentu kita ingin semua angka ini turun menjadi 0% karena kita harus semuanya bekerja lebih cepat dan lebih giat dalam melawan korupsi,” kata Presiden. 

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro,  Menhub Budi K. Sumadi, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurabaya, Menteri PANRB Syafruddin, Jaksa Agung Prasetyo SH, dan Ketua KPK Agus Rahardjo.

Presiden mengingatkan, bahwa korupsi adalah musuh kita bersama sebagai bangsa, penyakit yang menggerogoti kesejahteraan rakyat, dinding yang menghalangi bangsa kita untuk bergerak maju, dan menghalangi kita semuanya untuk mewujudkan cita – cita konstitusi bangsa Indonesia.

Karena itu, Presiden menegaskan, tidak ada alasan yang dapat membenarkan tindakan korupsi, tidak ada alasan bagi kita untuk menunda-nunda aksi dan mencegah korupsi dalam pemberantasan korupsi.

Dalam kesempatan itu Presiden Jokowi mengapresiasi gerak cepat dari seluruh tim nasional, Timnas Pencegahan Korupsi untuk memastikan bahwa Stranas, strategi nasional pencegahan korupsi dapat segera dilaksanakan. (Sim)