DIY Editor : Ivan Aditya Selasa, 12 Maret 2019 / 21:32 WIB

Sewakan Tanah Kas Desa untuk ’Rest Area’

KULONPROGO, KRJOGJA.com - Mendukung kehadiran New Yogyakarta International Airport (NYIA), Pemkab Kulonprogo memperluas rest area atau tempat istirahat sejenak di jalan nasional jalur selatan di Desa Sindutan, Kecamatan Temon. Informasi yang berhasil dihimpun hingga Senin (11/03/2019) menyebutkan rest area akan dikelola oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) ‘Aneka Usaha’ Kulonprogo.

Pembangunan di atas tanah kas Desa Sindutan dengan sistem sewa. Rest area di tepi jalan nasional jalur selatan di wilayah perbatasan antara Kabupaten Kulonprogo dengan Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah yang sebelumnya hanya sekitar 1 (satu) hektare akan diperluas dan dikembangkan menjadi sekitar 4 ha.

”Ini sedang proses permohonan izin pemanfaatan tanah kas desa untuk kepentingan umum ke Gubernur DIY. Rest area ini sebagai wajah pintu masuk Yogyakarta dan bandara,” ujar Kepala Desa (Kades) Sindutan, Radi.

Untuk mempercepat proses permohonan izin ke Gubernur DIY, Desa Sindutan telah menetapkan Peraturan Desa (Perdes) tentang Pemanfaatan Tanah Desa. Perdes tersebut menjadi salah satu persyaratan yang harus dilengkapi yang diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) DIY mengenai pemanfaatan tanah desa.

Menurutnya, Pemerintahan Desa (Pemdes) Sindutan mempersilakan Pemkab menggunakan tanah kas desa dengan sistem sewa untuk kepentingan umum. Keberadaan rest area di pintu masuk wilayah Yogyakarta akan melengkapi kehadiran bandara.

”Tanah kas desa yang akan dibangun menjadi rest area diharapkan bisa benar-benar mencerminkan wajah sebagai pintu masuk Yogyakarta di Kulonprogo,” harapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, keberadaan rest area memberikan manfaat bagi warga sekitar di wilayah Desa Sindutan. Salah satu di antaranya, sesuai kompetensinya memberikan prioritas tenaga kerja warga setempat. (Ras)