DIY Editor : Ivan Aditya Selasa, 12 Maret 2019 / 18:10 WIB

Kursi DPRD Banyak Kosong, Rapat Paripurna Molor Satu Jam

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com - Rapat Paripurna Penyampaian Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda di Gedung DPRD molor, Senin (11/03/2019). Keterlambatan rapat dikarenakan anggota DPRD yang datang pada pukul 09.00 belum memenuhi kuorum. Padahal dalam agenda rapat dimulai pukul 09.00 WIB.

Jajaran Forkompimda yang datang lebih awal juga dibuat menunggu untuk memulai sidang paripurna. Hingga akhirnya pukul 10.00 WIB dimulai.

“Yang tidak hadir sebagian ada izin dan sebagian tidak. Untuk undangan dan jadwal rapat sudah ada sebelumya kemungkinan mereka ada agenda lain. Dari total 45 anggota, 27 menghadiri rapat paripurna,” kata Ketua DPRD Gunungkidul Demas Kursiswanto Amd.

Pada rapat kali ini Wabup Gunungkidul Dr Drs H Immawan Wahyudi MH membacakan nota penjelasan tentang Perubahan Bentuk Badan Hukum dari Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Bank Daerah Gunungkidul menjadi Perseroan Terbatas Bank Perkreditan Rakyat Bank Daerah Gunungkidul, selain itu Pengujian Kendaraan Bermotor dan Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Gunungkidul No 2 Tahun 2011 Tentang Retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor.

“Sebagai wakil rakyat memang seharusnya mengikuti rapat dan pembahasan. Karena di pundak mereka mewakili ribuan masyarakat. Secara moral juga harus memiliki tanggung jawab yang harus dipenuhi,” imbuhnya.

Sekretaris DPRD Gunungkidul Agus Hartadi menambahkan, setiap agenda rapat paripurna dilakukan tertulis dan diterima undangan untuk semua anggota DPRD. Namun demikian sekretariat hanya memberikan undangan dan tidak bisa memaksa (anggota datang). Karena di DPRD ada mekanisme Badan Kehormatan.

“Jika belum memenuhi kuorum rapat ditunda hingga akhirnya persyaratan sesuai tatib dan bisa dimulai. Untuk rapat paripurna penyampaian nota penjelasan harus setengah jumlah anggota ditambah satu. Berbeda lagi jika rapat paripurna penetapan, sesuai tata tertib yang ada,” ucapnya.

Terpisah Aktivis Jejaring Rakyat Mandiri (Jerami) Rino Caroko menilai anggota DPRD tidak konsisten. Padahal rapat paripurna tersebut sudah ada dalam jadwal kerja. Sehingga sangat disayangkan banyak anggota yang malas ke kantor. (Ded/Bmp)