Jateng Editor : Agus Sigit Selasa, 12 Maret 2019 / 14:35 WIB

Payung Hukum Ojek Daring, Komisi V Dorong Buat Peraturan Menteri

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com - Komisi V DPR RI mendorong Kementerian Perhubungan RI membuat rencana peraturan menteri sebagai payung hukum untuk mengisi kekosongan aturan angkutan umum di UU nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.  Aturan itu diharapkan selesai Maret atau April 2019.

"Kekosongan aturan itu seperti berbasis online atau daring, dan sepeda motor telah disepakati dan diakomodasi dalam undang-undang menjadi angkutan umum, sehingga nanti ada ojek pangkalan dan ojek online," kata Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Sigit Sosiantomo, saat kunjungan kerja spesifik di Temanggung, Selasa  (12/3). 

Dia mengatakan selama ini roda dua belum diakomodasi menjadi angkutan umum, namun berdasar pertemuan dengan kementerian perhubungan dan masukan masyakat lantas disepakati masuk di undang-undang. Hanya saja butuh waktu lama untuk menyelesaikannya, yakni sekitar akhir tahun 2020 mengingat saat ini baru masuk program legislasi nasional (Prolegnas).

"Karena payung hukum dibutuhkan segera maka kami dorong dengan peraturan menteri, bila peraturan menteri bisa Maret atau April sudah selesai," tegasnya.

Dikemukakan di Indonesia ada sekitar 15 juta pemanfaat ojek sepeda motor baik itu ojek pangkalan maupun ojek daring. Jika ada payung hukumnya maka ojek sepeda motor menjadi legal. Sehingga nanti jangan ada lagi pemerintah daerah yang melarang ojek daring beroperasi.

Dia menyampaikan kunjungan kerja spesifik komisi V DPRRI untuk menilik program pemerintah pusat di Kabupaten Temanggung, seperti jalan, jembatan, perumahan dan irigasi. Selain itu untuk menyerap aspirasi masyarakat untuk dimasukkan dalam program pembangunan.

Dia mengemukalan selama ini program Pemerintah Pusat dari rekan kerja Komisi V, yakni Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat banyak dibawa oleh anggota komisi V Sudjadi.

"Kami berharap program pemerintah berdampak positif yakni bermanfaat bagi masyarakat di Temanggung," katanya. (Osy)