Jateng Editor : Danar Widiyanto Selasa, 12 Maret 2019 / 15:51 WIB

Terlibat Narkoba, Sanksi Pemecatan Menanti Anggota TNI

BOYOLALI, KRJOGJA.com - Penyalahgunaan narkoba di lingkungan TNI merupakan pelanggaran berat yang tak bisa ditolerir. Sebagai antisipasi, Kodim 0724/Boyolali pun gencar melakukan sosialisasi dan tes narkoba bagi para anggotanya. 

"Sanksi bagi anggota yang bermain narkoba, karena terlibat penyalahgunaan ataupun peredaran, adalah dipecat!" Tegas Perwira Seksi Intel Kodim 0724/Boyolali, Kapten Tony Hariyanto, di sela pelaksanaan tes urin di Makodim Boyolali, Selasa (12/3/2019). 

Sebagai antisipasi, pelaksanaan tes urin untuk melacak penggunaan narkoba di lingkungan Kodam IV/ Diponegoro, khususnya di Kodim Boyolali digiatkan berkala secara acak. Sebab hal tersebut akan mengurungkan nyali bagi para anggota untuk terlibat dalam peredaran ataupun penyalahgunaan narkoba. Targetnya, seluruh anggota di lingkungan Kodam IV/Diponegoro bersih dari narkoba.

Selain tes urin kepada 50 anggota secara acak, lanjut Tony, pihaknya juga menggandeng Dinas Kesehatan Boyolali untuk sosialisasi temtang jenis, bahaya, dan tanda-tanda pemakai narkoba. Dengan pengetahuan yang mumpuni, diharapkan anggota TNI juga menjadi garda depan dalam upaya pemberantasan narkoba di masyrakat. 

"Diharapkan aggota TNI juga bisa aktif dalam membantu mencegah peredaran narkoba. Sehingga mereka harus mempunyai pengetahuan yang cukup tentang narkoba," pungkasnya.(Gal)