Jateng Editor : Danar Widiyanto Selasa, 12 Maret 2019 / 15:30 WIB

Kebumen Gelar Pilkades di 400 Desa, Diharap Tanpa Wuwuran

KEBUMEN, KRJOGJA.com - Di Kebumen pemilihan kepala desa (pilkades) yang bersih tanpa wuwuran ternyata bukan sekedar slogan atau hanya wacana semata, namun telah terwujud secara nyata, yaitu dalam Pilkades Serentak Tahun 2017 lalu yang diikuti oleh 49 desa. 

"Semula banyak orang pesimis bahwa praktek politik uang dalam pilkades dapat dihilangkan, lantaran sudah berlangsung lama dan turun temurun. Namun nyatanya, pesimisme tersebut dapat dipatahkan," ujar Sekda Kebumen, Ahmad ujang Sugiono SH, dalam acara Sosialisasi Pelaksanaan Kegiatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Kebumen Tahun Anggaran 2019, di Kompleks Rumah Dinas Bupati Kebumen, Selasa (12/03/2019).

Menurut Ujang yang membacakan sambutan tertulis Bupati Kebumen, tak bisa dipungkiri bahwa mengatasi praktek politik uang atau wuwuran merupakan salah satu tantangan terberat dalam pelaksanaan pilkades. Termasuk, dalam Pilkades Serentak 2019 yang diikuti 400 desa di 26 kecamatan, masing-masing pada Juni 2019 berlangsung di 348 desa dan November 2019 di 58 desa.

Namun dengan tekad yang kuat ditambah payung hukum berupa Perda 10/2016 tentang Pemilihan Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa. Serta, Perbup 22/2017 tentang Pemilihan dan Pengangkatan Kepala Desa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen optimis pilkades yang bersih dan bermartabat akan bisa terlaksana kembali di tahun 2019 ini.

"Kepala desa yang terpilih tanpa mengeluarkan banyak biaya dan tanpa hutang jasa kepada pihak lain akan lebih fokus dalam menjalankan tugasnya. Dirinya akan fokus bekerja memimpin desanya karena tak terbebani oleh hal-hal lain,"  ujar Ujang.(Dwi)