Peristiwa Editor : Danar Widiyanto Minggu, 10 Maret 2019 / 18:55 WIB

Melawan, Jambret di Kutoarjo Tewas Ditembak Polisi

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Terduga pelaku jambret berinisial Sya (22), tewas diduga kehabisan darah di RS Palang Biru Kutoarjo akibat ditembak polisi usai beraksi Minggu (10/3/2019). Pelaku yang melarikan diri setelah mengambil ponsel Bayu Widianti (51), melawan ketika dihentikan polisi tanpa seragam. Polisi terpaksa menembak terduga pelaku warga Winonglor Kecamatan Gebang itu pada bagian kaki. 

Tindak pencurian dengan kekerasan terjadi ketika korban sedang berjalan sambil menggunakan ponsel di Jalan Tanjunganom Kutoarjo. Pelaku mengendarai motor dari arah Kemiri, merebut ponsel korban dan melarikan diri ke arah Purworejo. "Korban berusaha mengejar pelaku, tapi gagal karena pelaku ngebut,"  ujar Kapolsek Kutoarjo AKP Suwito, mewakili Kapolres Purworejo AKBP Indra K Mangungsong, kepada KRJOGJA.com. 

Perbuatan pelaku diketahui seorang petugas tidak berseragam, kemudian dikejar. Pelaku terjatuh di Jalan Gadjah Mada depan Swalayan Laris Kutoarjo. Polisi dibantu warga berusaha meringkus, namun Sya melawan. 

Polisi mengeluarkan tembakan peringatan dan pelaku justru semakin nekat sehingga terpaksa ditembak kaki kanannya. Bukannya menyerah, Sya berusaha merebut senjata polisi. "Gagal merebut senjata, pelaku malah mengambil motor anggota dan melarikan diri ke arah Purworejo. Namun sampai depan Kecamatan Bayan sekitar 1,5 kilometer dari lokasinya melawan petugas, pelaku jatuh," ungkapnya. 

Polisi dibantu warga membawa pelaku ke RS Palang Biru Kutoarjo untuk mendapat perawatan. "Namun karena kehabisan darah, pelaku meninggal dalam perawatan tim medis," ucapnya. 

Petugas melakukan olah tempat kejadian dan mengamankan motor serta tas pelaku. Polisi menemukan 15 ponsel dan diantaranya milik korban, rompi polisi, obeng serta kunci-kunci. "Belasan ponsel itu diduga hasil tangkapan pelaku," tandasnya.(Jas)