DIY Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 10 Maret 2019 / 13:06 WIB

Masyarakat DIY Waspadai Bencana Hidrometeorologi

YOGYA, KRJOGJA.com - Masyarakat di wilayah DIY diminta tetap mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi dalam beberapa hari ke depan. Pasalnya berdasarkan data yang ada, intensitas hujan di wilayah DIY pada bulan Maret diprediksikan masih di atas 300 milimeter perbulan. Hujan tersebut umumnya terjadi pada siang menjelang sore dan malam hari.

Hal itu terjadi karena dinamika atmosfer dan laut masih mendukung pembentukan awan-awan yang bisa menyebabkan hujan di wilayah DIY. BMKG minta masyarakat untuk tetap mewaspadai kondisi cuaca ekstrem yang bisa menyebabkan bencana hidrometeorologi. Seperti bahaya banjir, tanah longsor, angin kencang dan petir yang masih berpeluang muncul di wilayah DIY.

"Berdasarkan hasil analisa cuaca yang kami lakukan dalam satu sampai dua hari ini, kondisi cuaca di DIY umumnya masih cerah berawan. Namun dalam dua sampai tiga hari ke depan untuk wilayah DIY, sebagian besar masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang sampai lebat yang disertai petir dan angin kencang,” kata Kepala Kelompok Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Yogyakarta, Djoko Budiyono MSi, Sabtu (9/3).

Djoko mengatakan, hujan dengan intensitas sedang sampai lebat yang diprediksikan masih akan terjadi di wilayah DIY itu dipengaruhi oleh adanya beberapa faktor. Di antaranya, masih munculnya beberapa low pressure area atau tekanan udara rendah di Samudera Hindia Bagian Selatan hingga sekitar Australia. 

Dampak dari adanya low pressure itu mengakibatkan terjadinya belokan angin ataupun pertemuan angin di sekitar Jawa. Hal itu menyebabkan terjadinya proses kenaikan massa udara yang berdampak pada pembentukan awan-awan hujan. (Ria/Imd)