Wisata Editor : Agus Sigit Minggu, 10 Maret 2019 / 00:47 WIB

Rela Antri Demi Lumpia Samijaya Malioboro, Ini Sebabnya..

YOGYA, KRJOGJA.com - Menitik jalan ke kawasan Malioboro, kuliner satu ini mudah sekali ditemui.  dengan ciri khas berupa tumbukan toping 'bawang putih' di atasnya, pembeli Lumpia Samijaya rela antri panjang demi menyantap kuliner ini.

Lumpia Samijaya memang sudah lama berdiri sejak tahun 1983, tidak heran jika saat ini permintaan pembeli sangat banyak bahkan Dede (pelayan) sering merasa keteteran melayani pelanggan meskipun dibantu pelayan lain.

"Kalau sudah 40 antrian, kami stop dulu, kasian kalau harus nunggu lama. Maksimal nunggu juga bisa 1 jam," kata Dede sebari membungkus Adonan Lumpia yang akan digoreng. Sabtu (09/03/19).

Lumpia Samijaya dapat menjual 2000 porsi bahkan lebih dalam sehari. Perkiraan omset yang diperoleh mencapai Rp. 10 juta rupiah dalam sehari. " Iya kurang lebih segitu sih," kata Dede.

Pantauan Krjogja.com, banyak pembeli yang rela antri untuk bisa menikmati kuliner khas Yogya ini. Amel ( pembeli) harus antri sebanyak 25 orang. "Enggak apa-apa mas, saya pesen aja dulu, aku juga mau keliling," katanya kepada pelayan Lumpian Samijaya.

Dede melanjutkan kepada krjogja.com, dinamakan Lumpia Samijaya karena letak dagangan kaki limanya bertepatan dengan dengan toko Samijaya. Dulu toko tersebut merupakan paling rame dan paking gede di kawasan Malioboro. Hal itu juga lah yang membuat Lumpia Samijaya dapat dikenal banyak orang.

Tidak hanya itu, dede juga menambahkan, Lumpia Samijaya memiliki ciri khas yang berbeda yaitu baluran toping ' bawang putih' yang ditumbuk membuat Lumpia tambah sedap.

Adonan Lumpia juga dirasa unik oleh sebagian pembeli, menurut Yesika Arum mengatakan, salah satu isi Lumpia Samijaya menggunakan buah Bengkoang yang diolah menjadi satu bahan dengan Toge, wortel dan daun bawang.

"Ini unik ya, Saya biasaya kenal Lumpia isinya pake rebung ( bambu muda) dan biasanya ada bau gitu, agak keganggu sama baunya, tapi kalau yang ini enggak," kata Yesika.

Lumpia Samijaya sudah mejeng di kawasan Malioboro yang letaknya tidak jauh dari hotel Mutiara . Lumpia Khas Yogya ini merupakan warisan dari Ibu Sarto Sulistio yang saat ini diturunkan oleh anak dan cucu-cucunya. " Semua pelayan disini anak dan cucu dari ibu Narto Sulistio," pungkasnya. (Ive)