Peristiwa Editor : Danar Widiyanto Sabtu, 09 Maret 2019 / 04:51 WIB

Ditahan Polisi Malaysia, Enam Nelayan WNI Ini Akhirnya Bebas

MALAYSIA, KRJOGJA.com - Enam nelayan asal Kabupaten Batubara, Sumatera Utara (Sumut) akhirnya bebas setelah ditahan Kepolisian Diraja Malaysia sejak Kamis (17/1/2019) lalu. Mereka ditangkap karena kapalnya masuk ke perairan Malaysia.

Keenam nelayan yang ditangkap antara lain, Muhamad Adi; Misdi; Zulkifli; Badri; Ridwan; dan Bagan. Seluruhnya adalah warga Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara. Mereka rencananya akan dipulangkan pada Selasa (12/3/2019).

“Kita sudah beli tiket pesawat untuk mereka pulang. Rencananya mereka akan menumpang Pesawat Sriwijaya Air dari Penang tujuan Kualanamu, Deliserdang,” ujar Ketua Masyarakat Nelayan Tradisional Batubara (Mantab), Syawaluddin, Jumat (8/3/2019).

Informasi yang dihimpun, penangkapan ini bermula saat para nelayan melaut. Mereka berlayar di Laut Aceh pada Senin (14/1/2019). Keesokan harinya, kawanan perompak mendekat ke kapal mereka. Semua barang-barang di kapal ludes dibawa kawanan perompak.

“Pelakunya kita tidak tahu. Sehingga kapal mereka terombang-ambing dan tanpa sadar diduga telah berada di Perairan Malaysia,” jelasnya.

Kapal Patroli Kepolisian Diraja Malaysia kemudian menangkap kapal itu. Keenam nelayan pun diamankan. Kapalnya ditarik ke daratan Malaysia.

Mereka ditahan dengan tuduhan masuk ke teritorial Malaysia tanpa izin. “Para istri-istri nelayan yang mengetahui penangkapan itu, berharap suami mereka dibebaskan. Kemudian kita dampingi mereka menemui Bupati Batubara. Kita mohon agar Pemkab Batubara dapat menolong pembebasan nelayan. Karena diurus Pemkab Batubara lah, makanya para nelayan bisa dibebaskan,” pungkasnya.(*)