Olahraga Editor : Danar Widiyanto Jumat, 08 Maret 2019 / 21:20 WIB

Kalahkan Borneo FC 2-0, PSS Perpanjang Nafas di Piala Presiden

SLEMAN, KRJOGJA.com - PSS memperpanjang nafas di Piala Presiden 2019 saat berhasil mengalahkan Borneo FC Jumat (8/3/2019) malam. Kemenangan 2-0 melalui gol Brian Ferreira dan KH Yudo diukir di Stadion Maguwoharjo malam tadi. 

PSS bermain dengan sangat impresif sejak awal laga. Kali ini dua pemain asing yakni Brian Ferreira dan Alfonso De La Cruz dimainkan sejak awal termasuk Wahyu Sukarta yang diplot sebagai gelandang bertahan. 

Dua winger lincah juga dimainkan yakni Rangga Muslim dan Haris Tuharea sementara Brian dan Saimima bergantian peran di gelandang serang. Terbukti menarik, variasi serangan PSS cukup terlihat di paruh pertama. 

Kubu Borneo FC kali juga tampil dengan kekuatan sedikit berbeda dibanding saat ditekuk Persija 0-5. Ichsan Kurniawan dimainkan sejak awal di tengah melengkapi Wahyudi Hamisi dan Renan Silva. 

PSS mampu unggul terlebih dahulu melalui Brian Ferreira pada menit 22. Skema set piece diterapkan dengan apik saat Haris Tuharea mengirim bola ke tiang jauh menemui kepala Alfonso. 

Pemain asal Spanyol tersebut mengirim sundulan ke depan gawang Borneo yang lalu dituntaskan dengan sundulan Brian menghujam gawang Nadeo Argawinata. PSS pun unggul yang ternyata juga bertahan hingga paruh pertama usai. 

Masuk babak kedua, PSS tampaknya berusaha terus menggempur barisan pertahanan Borneo dan sempat mencipta peluang melalui KH Yudo. Namun sayang sepakan penyerang asli Malang tersebut menyamping di kanan gawang Nadeo. 

Borneo mulai berbalik menyerang saat Fabio Lopez memasukkan Matias Conti, Terens Puhiri, Finky Pasamba dan kemudian Dirga Lasut. Dua peluang sepakan bebas di tepat 16 meter sempat didapatkan meski tak satupun berbuah gol. 

Menit 85, Borneo harus bermain dengan 10 pemain saat Finky Pasamba diusir wasit Asep Yandis. Finky melakukan pelanggaran keras kedua pada pemain pengganti Ricky Kambuaya yang langsung membuatnya dihadiahi kartu kuning kedua. 

Borneo terus berusaha menyerang karena butuh kemenangan untuk memperpanjang nafas di Piala Presiden. Namun begitu, asyik menyerang malah membuat barisan bertahan lengah. Di akhir empat menit perpanjangan waktu, KH Yudo menuntaskan kemenangan PSS menjadi 2-0 saat lesakan jarak dekatnya mampu mengelabuhi Nadeo. 

PSS akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 2-0. Namun begitu PSS masih bercokol di peringkat ketiga dengan poin 3. Laga terakhir melawan Persija menjadi penentuan lolos tidaknya PSS ke babak lanjutan Piala Presiden 2019. 

Di laga kedua kali ini, tribun suporter tak sekosong sebelumnya. Kelompok suporter BCS  kembali bernyanyi di sisi selatan sementara penonton umum pun memenuhi tribun lain stadion. Atmosfer yang sempat sehari hilang dari laga PSS pun mulai terasa kembali kali ini. 

Pelatih Borneo, Fabio Lopez mengaku timnya sudah bermain maksimal malam ini namun tak cukup baik untuk meraih kemenangan. “Kami punya momen di pertandingan hari ini, namun inilah pertandingan sepakbola semua bisa terjadi di lapangan,” ungkapnya. 

Kapten tim Diego Michelle pun mengamini bahwa timnya memang belum siap menghadapi turnamen Piala Presiden. “Kami sangat sulit mencetak gol di dua pertandingan dan ini menandakan kami belum siap menghadapi turnamen ini,” imbuh pemain naturalisasi ini. 

Sementara Seto Nurdiantoro mengaku pertandingan kali ini sangat menarik di mana timnya bisa mengendalikan sisi emosional dan menguasai pertandingan. Para pemain diakui bermain enjoy dan mampu memenangkan pertandingan. 

“Tetap masih ada evaluasi beberapa kekurangan namun minimal kemenangan ini membuat pemain melihat dan memahami performa masing-masing. Hari ini kondisi fisik, beban ototnya sudah tak terlalu berat seperti laga perdana kemarin. Mungkin ini membuat para pemain lebih lincah dan cepat pergerakannya,” terang Kak Seto. (Fxh)