Ragam Editor : Agung Purwandono Jumat, 08 Maret 2019 / 10:46 WIB

Tim Kisah Tanah Jawa Berkisah : Mahluk Tak Kasat Mata Juga Narsis

 BANTUL,krjogja.com--- Buku 'Kisah Tanah Jawa' (KTJ) yang memuat mitos di tanah Jawa ini, awalnya hanya ingin membangkitkan kembali sejarah Jawa. Namun, dengan sentuhan bumbu mistis mitos legenda siapa sangka mampu menyedot banyak perhatian pembaca hingga cetakan ke-3 nya.

Kisah tersebut pertama kali dibuat melalui chanel youtube bernama Kisah Tanah Jawa yang dikemas melalui investigasi. KTJ Berisikan konten sejarah perjalanan hidup orang Jawa yang tidak lepas dari kepercayaan mistis dan mitos.

Mulanya tim KTJ membuat KTJ karena rasa kepriatinan kepada generasi sekarang yang tidak mengenal sejarah. "Jawa itu tidak terlepas dari mistis mitos di dalamnya. Orang kalau disuguhin sejarah-sejarah pasti bosan, akhirnya dibuat bumbu mistis yang ada di tanah Jawa," ungkap Mada salah satu anggota tim, Kamis (7/3/2019). 

Menurut Genta penulis KTJ, konten yang mereka buat berdasarkan pengalaman kisah kelam di tanah Jawa. Hal itu dapat terealisasi oleh Om Hao (perantara penyambung lidah) yang dapat melihat segala kejadian di masa lalu.

Mada yang juga penulis KTJ menambahkan konten yang mereka angkat berdasarkan kaitan di masa lalu masa sekarang dan masa depan. 

Om Hao sebagai perantara KTJ menceritakan kisahnya tentang mahluk yang tak kasat mata kepada para hadirin di festival kecil literasi dan pasar buku Patjar Merah Kamis malam ( 07/03/19).

Gambaran mahluk yang om Hau telepati kepada ilustator berlaga seperti manusia pada umumnya. "Mereka juga suka eksis, narsis juga ada, tapi yang malu-malu juga ada kaya manusia sukanya ditutup tutupin gitu sekarang dia juga ikut ada dipojokan sana, kursi disini jangan ada yang kosong ya," kata om Hao dengan karakter recehnya.

Tanah Jawa menyimpan banyak kisah misteri yang takkan habis diceritakan dalam semalam. Sosok misterius, ritual mistis, dan tempat angker, selalu membuat penasaran.

Buku Kisah Tanah Jawa mengajak pembaca membuka selubung mitos dan mistis yang selama ini hanya menjadi kasak-kusuk di masyarakat bahkan terjadi pada pelaku dibelakangnya.

Menghadirkan 3 pelaku hebat KTJ semalam, membuat puluhan orang memadati gudang literasi patjar merah. Suasa semakin mistin bertepatan dengan malam jum'at. Namun rasa penasaran pembaca terbayarkan karena dapat berinteraksi langsung dengan KTJ.

"Pengalaman saya ketika nulis banyak sekali, ketika di awal sudah menargetkan 130 halaman ya harus segitu. Tidak bisa lebih atau kurang. Kasusnya kalau tidak sesuai file suka kehapus, udah dikirim email malah enggak nyampe, suka moodnya jelek bahkan sampe tiba-tiba filenya hilang," kata Mada.

"Iya buku ini sangat menarik untuk dibaca, kebanyakan kasus dari para pembaca itu setelah dibaca mereka mengalami pusing, muntah, bau amis, bahkan bisa datang di mimpi mahluk mahluk itu, ini memang benar, tapi jangan tersugesti dulu, karena itu alam bawa sadar kita yang kita pikirkan untuk jadi kenyataan," pungkas om Hao. (Ive)