Gaya Hidup Editor : Tomi sudjatmiko Jumat, 08 Maret 2019 / 08:38 WIB

Yuk Kenali Diet Berdasarkan Golongan Darah

ANDA tentu sudah tidak asing lagi dengan diet menurut golongan darah. Meskipun demikian masih banyak yang belum paham bagaimana menjalankannya.

Sistem golongan darah pertama kali ditemukan oleh ilmuan Australia yang juga pernah memenangkan hadiah nobel, Karl Landsteiner pada tahun 1909. Darah manusia pada dasarnya terbagi menjadi beberapa golongan A, B, AB, dan O. 

Pakar Naturopati bernama Peter D'adamo mengembangkan teorinya tentang diet mengenai golongan darah yang dijelaskan dalam bukunya " Eat Right For Your Type". 

D'adamo menjelaskan, makanan yang tidak sesuai dengan golongan darah akan terjadi peradangan, masalah berat badan dan lainnya. Penelitianya yang ia temui. 

Menurut Peter D'adamo :

Golongan darah O adalah orang yang mempunyai keturunan pemburu, sehingga cocok mengonsumsi daging, roti, dan produk gluten.  Makanan yang harus dihindari adalah cumi, kerang, mentimun, kembang kol, telur angsa, eskrim, keju, susu sapi, pisang, anggur putih hingga kopi.

Golongan darah A adalah banyak dimiliki oleh orang yang suka bercocok tanam, sehingga mikrobiota perencanaan merema beradaptasi untuk makanan nabati. Golongan A sangat baik bayam, wortel, susu kedelai, tahu, tempe, tepung beras. Sedangkan yang harus dihindari daging sapi, daging bebek, belut, cumi, susu sapi, jeruk, kentang, melon, madu hingga air soda.

Golongan darah B

Menurutnya golongan darah B berasal dari orang nomaden sehingga mereka cocok mengonsumsi makanan nabati dan daging merah. D'adamo menganjurkan pemilik darah B mengonsumsi produk ikan laut dan hasil olahan susu.

Golongan darah AB

Merupakan gabungan dari populasi golongan darah A dan B, sehingga mereka cocok untuk mengonsumsi makanan dari gabungan keduanya. Makanan yang harus dihindari berupa daging sapi, ayam, bebek, kepiting, kacang hitam, jagung, belimbing, delima, mangga, saus tomat, kopi dan soda. (Ive)