Jateng Editor : Agus Sigit Kamis, 07 Maret 2019 / 10:10 WIB

Jambore Satlinmas Desa, Dari PRB Hingga Pengamanan Pemilu

KUDUS, KRJOGJA.com - Desa diminta memiliki kemampuan melakukan penanganan awal jika daerah itu terjadi bencana, tidak hanya tergantung institusi terkait di tingkat kabupaten. Setidaknya, anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di setiap pemerintahan desa harus punya pengetahuan dalam pengurangan risiko bencana (PRB).

Hal itu diungkapkan Camat Undaan Rinardi Budiyanto, usai menggelar Jambore Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlimas) Desa di kawasan wisata hutan Wonosoco Undaan Kudus, Rabu (6/3). Salah satu materi dalam kegiatan itu disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

“Materi pokoknya soal penanganan dan pengurangan risiko bencana,” ujarnya didampingi Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Tantribum) Kecamatan Undaan, Sudarmi dan Waka Polsek Undaan Iptu Rusmanto.

Setiap desa di Undaan memiliki anggota Satlinmas baik putra maupun putri, paling sedikit 20 orang dan terbanyak 52 anggota. Beberapa desa di antaranya telah merintis sebagai desa tangguh bencana. Dicontohkan, Desa Undaan Lor tak hanya memiliki Satlinmas tangguh, tetapi juga berbagai sarpras seperti perahu karet.

Kasi Tamtribum Sudarmi menambahkan, seluruh Satlinmas di Undaan telah mengikuti berbagai latihan dasar penanganan bencana, baik terkait masalah banjir atau kebakaran hutan. “Mereka tak hanya bisa melakukan penanganan, tetapi juga mampu memberikan sosialisasi ke masyarakat agar terhindar dari bencana,” ungkapnya.

Dalam jambore yang berlangsung dua hari, diikuti sekitar 200 peserta dari 16 desa di Undaan. Selain soal kebencanaan, jambore juga diisi materi wawasan kebangsaan oleh Dandim 0722 Kudus Letkol (Inf) Sentot Dwi Purnomo melalui Danramil Undaan AKP Ibnu Latifur Rahman.

Selain itu masalah pengamanan pemilu presiden dan legislatif (pilpres-pileg) 17 April mendatang oleh Kapolres Kudus AKBP Saptono.

Pemerintah desa siap memfasilitasi tenaga satlinmas yang merupakan bagian Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Sedikitnya 20 anggota satlinmas disiapkan mengawasi 10 TPS, bersama dua personil dari Polri. Pada pesta demokrasi nanti, di Kecamatan Undaan terdapat 286 TPS dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) 57.717 orang. (Trq)